Daftar Tulisan
Arsip Tulisan
Statistik Kunjungan
  • 379726Total Pengunjung:
  • 51Hari ini:
  • 96Kemarin:
  • 0Online:
Panel Login
Komentar Terkini

    Selamat Datang di www.FitrianyGustariny.com || Website Pribadi Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP, M.Pd.E (Guru SMA Negeri 2 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat)

    Yuk ke Istana Basa Pagaruyung “Si Istana Api”

    A. Pengantar

    Istano Basa Pagaruyung adalah nama tempat tinggal keluarga kerajaan Minangkabau yang sekaligus menjadi Pusat Kerajaan Minangkabau pada masanya. Istano Basa” berarti istana yang besar atau agung. Dimasa kerajaan Minangkabau Istana Basa Pagaruyung memainkan peran ganda; sebagai rumah tempat tinggal keluarga kerajaan dan sebagai Pusat Pemerintahan. Istana ini mula dibangun kira-kira pada abad 17.

    Mengapa disebut “Istana Api”? Tentu saja ada alasannya disebut demikian. Ya, Istana yang sepertinya takdirnya tak jauh dari api. Mengapa tidak. Sejarah telah mencatat bahwa Istana Pagaruyung telah mengalami kebakaran beberapa kali, namun karena bangunan ini memuat sejarah dan nilai budaya yang tinggi maka diupayakan kembali membuat replikanya. Jadi, Istano Btano Basa Pagaruyung di Batusangkar yang saat ini kita kenal sebagai salah satu icon pariwisata Sumatera Barat sebetulnya adalah replika istana peninggalan Kerajaan Pagaruyung. Istana yang asli dulu berada di Bukit Batupatah di lereng Gunung Bungsu, tak jauh dari lokasi istana yang sekarang.

    Ingin tahu lebih dalam tentang Istana Basa Pagaruyung, “Si Istana Api” ini, yuk kita lihat  dibawah ini

    2_icon_Istana Pagaruyung 1

    B. Letak Geografis dan Jalur Menuju Istana Basa Pagaruyung

    Istana Basa Pagaruyung yang sekarang ini terletak pada Koordinat:0°26′20″LU 100°40′9″BT / 0,43889°LS 100,66917°BT, yaitu tepatnya di Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatera Barat-Indonesia. Sekitar 106 km dari Kota Padang,  5 km dari Kota Batusangkar

    Jalur Ke Istano Basa Pagaruyung menuju Istano Basa Pagaruyung serta jaraknya:
    1. Kota Padang via Kubu Kerambil = 105 km
    2. Dari Bukittinggi via Pintu Gerbang Simpang Baso = 35 km
    3. Melalui Pintu Gerbang Simpang Piladang berbatasan dengan
    wilayah Kabupaten 50 kota berjarak 45 km

    C. Arsitektur dan Unsur Bangunan

    Istano Basa Pagaruyung ini  terdiri dari 3 (tiga) lantai, 72 tonggak serta 11 gonjong atau puncak atap setinggi 60 m dengan atap terdiri dari ijuk.  Arsitektur bangunan ini memperlihatkan ciri khas tersendiri dibandingkan dengan Rumah Gadang lainnya yang terdapat di Minangkabau dimana bentuk fisiknya dilengkapi ukiran falsafah dan budaya Minangkabau.

    Pada prinsipnya Istana Basa Pagaruyung ini terdiri dari 2 unsur bangunan, yaitu unsur utama dan unsur penunjang. Unsur utama terdiri dari Batu Tapakan, Singasana (pelaminan bundo kanduang), bilik (kamat), Anjuang Rajo Babanding, Anjuang Perak, Bandua Tangah, Bandua Tapi, Tango, Anjuang Paranginan, Mahligai, Tanjuang Mamutuih, dan Pincuran Tujuh.  Sedangkan unsur penunjang terdiri darim Dapur, Surau, Rangkiang Patah Sambulan, Tabuah Larangan, dan Taman Istano Basa.

    D. Sejarah Runtuh/Terbakarnya dan  Pendirian Kembali Istana Pagaruyung

    Pada tahun 1804 perselisihan antara kaum Paderi dan kaum Adat di Pagaruyung menimbulkan kerusuhan berdarah. Salah satu akibat kerusuhan ini adalah terbakarnya Istano Basa Pagaruyung. Kebakaran besar itu menghabiskan keseluruhan bangunan istana berikut isinya. Kerugian yang sangat besar sebetulnya mengingat banyaknya benda bersejarah di istana itu. Kebakaran ini mengakhiri keberadaan Istana Pagaruyung sebagai simbol kerajaan. Setelah dibangun lagi pada masa pasca kemerdekaan, pada tahun 1966 istana ini kembali mengalami kebakaran hebat.

    Perlu waktu lama untuk membangkitkan spirit Kerajaan Pagaruyung yang seolah hilang setelah dua kali mengalami kebakaran. Pada tanggal 27 Desember 1974, Gubernur Sumatera Barat saat itu, Harun Zain, memprakarsai rekonstruksi istana yang pernah berkembang sebagai symbol kebesaran Minangkabau. Ia mendirikan sebuah replica Istana Si Linduang Bulan pada sebidang tanah warisan dari keluarga raja. Istana tersebut bernama Istana Basa Pagaruyung, sebagai warisan nyata dari kerajaan Pagaruyung yang pernah memerintah Sumatera pusat dan sekitar.Pada 1976 dimulai rekonstruksi replika Istano Basa Pagaruyung atas inisiatif kerabat kerajaan dan pemerintah setempat. Proses pembangunan kembali Istano Basa dilakukan dengan peletakan tunggak tuo (tiang utama) pada 27 Desember 1976 oleh Gubernur Sumatera Barat waktu itu, Harun Zain. Bangunan baru ini tidak didirikan di tapak istana lama, tetapi di lokasi baru di sebelah selatannya. Pada akhir 1970-an, istana ini telah bisa dikunjungi oleh umum.
    C360_2014-02-16-14-01-05-284-1-1

    Selanjutnya Istana Basa Pagaruyung hampir rata dengan tanah akibat kebakaran yang terjadi pada tanggal 27 Februari 2007 yang diakibatkan oleh angin tropis monsoon. Angin tersebut begitu kuat menghantam istana dan petir menyambar bagian tanduk istana tersebut. Seketika, menurut saksi, istana terbakar, ketika angin monsoon berhenti. Angin menerpa puing-puing yang menyala tidak ada satu pun orang bahkan pemadam kebakaran berani mendekat ke area istana tersebut. Api melahap semuanya termasuk lumbung padi yang berdiri sekitar 80 meter dari istana.

    Akibat kebskaran pada tanggal 27 Februari 2007 bangunan utama tiga tingkat ini hangus terbaka, juga bangunan pendamping di sekitarnya.. Ikut terbakar juga sebagian dokumen, serta kain-kain hiasan. Diperkirakan hanya sekitar 15 persen barang-barang berharga yang selamat. Barang-barang yang lolos dari kebakaran tersebut sekarang disimpan di Balai Benda Purbakala Kabupaten Tanah Datar. Harta pusaka Kerajaan Pagaruyung sendiri disimpan di Istano Silinduang Bulan, 2 kilometer dari Istano Basa.

    Seperti legenda burung phoenix yang terbakar lalu lahir kembali sebagai bentuk reinkarnasi, demikian pula dengan istana ini. Tidak sampai sampai enam bulan setelah kebakaran ketiga, rekonstruksi dimulai. Dengan anggaran yang bisa dibilang besar proyek ini dilakukan sebagai bentuk promosi wisata Sumatera Barat. Sementara itu, biaya pendirian kembali istana ini diperkirakan lebih dari Rp 20 miliar

    Kesimpulan

    Istano Basa yang lebih terkenal dengan nama Istana Pagaruyung, adalah sebuah istana yang terletak di kecamatan Tanjung Emas, kota Batusangkar, kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat-Indonesia. Istana ini merupakan obyek wisata budaya yang terkenal di Sumatera Barat. Istano Basa yang berdiri sekarang sebenarnya adalah replika dari yang asli. Istano Basa asli terletak di atas bukit Batu Patah dan terbakar. Namun sepertinya Istana Basa Pagaruyung memang ditakdirkan tidak jauh dari api, meskipun dibangun kembali, terus mengalami kebakaran kembali hingga 3 kali. Jadi tak salah, bila orang menyebutnya “Si Istana Api”.

    Sumber

    Tersedia “Istano Basa Pagaruyung Ikon Sumatera Barat” http://
    www.indonesia.travel/id/destination/466/danau-singkarak/article/83/    Diakses Kamis 9 Juli 2015 Jam 08.09

    Tersedia “Istano Basa”. https://id.m.wikipedia.org/wiki/. Diakses
    Kamis 9 Juli 20q5 Jam 08.28

    Tersedia ” Istana Pagaruyung Kisah Istana Api” . http://
    adhikurniawan.com/  di akses Kamis 9 Juli 2015  Jam 07.44

    Tersedia “Wisata Sejarah Budaya Istana Pagaruyung”. http://kota-
    batusangkar.blogspot.com/  Diakses Kamis 9 Juli 2015 Jam 08.36

    FacebookTwitterGoogle+Share

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

    Tulisan Terkini
    Buku Pegangan Siswa
    Diktat Ekonomi SMA/MA

    Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website Fitriany Gustariny ini?

    Lihat Hasil Jajak Pendapat

    Loading ... Loading ...

    Laporan Karya Inovatif
    Berita Lainnya
    SONIAN ARTIS DAN GURU
    SONIAN ARTIS DAN GURU
    SONIAN ARTIS DAN GURU SONIAN ARTIS DAN GURU Artis Film shootin
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DA
    SONIAN GURU DAN DANA GAJAH PLUS SONIAN GURU DAN DANA GAJAH PL
    SONIAN OMBAK DAN AKU
    SONIAN OMBAK DAN AKU
    SONIAN OMBAK DAN AKU SONIAN OMBAK DAN AKU Debur ombak putih
    SONIAN PERAHU DAN AKU
    SONIAN PERAHU DAN AKU
    SONIAN PERAHU DAN AKU SONIAN PERAHU DAN AKU Kembara lautan Ta

    Temukan Kami di Facebook

    Pencarian

           

    .

    Galeri Foto
    Klik Slideshow di bawah untuk
    melihat Galeri Foto secara lengkap
    20150203_121026-1.jpg
    20150203_121051-1.jpg
    IMG_39759949695819.jpeg
    20131120_110407-1.jpg
    20131120_110424-1.jpg
    20131219_140230.jpg
    Cerita Bergambar
    Kalender
    Februari 2021
    S M T W T F S
    31 1 2 3 4 5 6
    7 8 9 10 11 12 13
    14 15 16 17 18 19 20
    21 22 23 24 25 26 27
    28 1 2 3 4 5 6
    Buku Tamu