Daftar Tulisan
Arsip Tulisan
Statistik Kunjungan
  • 380569Total Pengunjung:
  • 66Hari ini:
  • 146Kemarin:
  • 0Online:
Panel Login
Komentar Terkini

    Selamat Datang di www.FitrianyGustariny.com || Website Pribadi Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP, M.Pd.E (Guru SMA Negeri 2 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat)

    Yuk, Belajar Ekonomi dengan Metode “Berkirim Salam dan Soal” di SMA Negeri 2 Rambatan

    A. Pengantar

    Beragam metode pembelajaran tersedia, namun tidak ada metode pembelajaran yang sempurna. Oleh karena itu untuk mengetahui mana metode yang tepat, tentunya harus dicoba di lapangan. Nah salah satu metode pembelajaran yang perlu juga untuk diterapkan adalah metode “Berkirim Salam dan Soal” . Ingin tahu tentang metode ini? Dan bagaimana penerapannya di SMAN 2 Rambatan? Yuk, sama-sama kita ikuti pada paparan di bawah ini!

    Dokumentasi Foto Penerapan Metode "Berkirim Salam dan Soal"pada Pembelajaran Ekonomi di Kelas X1 SMAN 2 Rambatan TP 2015/2016

    Dokumentasi Foto Penerapan Metode “Berkirim Salam dan Soal”pada Pembelajaran Ekonomi di Kelas X1 SMAN 2 Rambatan TP 2015/2016

    B. Keunggulan

    Adapun keunggulan metode pembelajaran “Berkirim Salam dan Soal” menurut Huda (2013:137) adalah sebagai berikut:

    1.Melatih keterampilan dan pengetahuan siswa

    2. Dengan meminta mereka membuat sendiri pertanyaan-pertanyaan, mereka akan lebih terdorong untuk belajar dan menjawab pertanyaan yang dibuat oleh teman-teman sekelasnya

    3. Cocok untuk persiapan menjelang tes dan ujian

    4. Dapat diterapkan untuk semua mata pelajaran dan tingkatan kelas.

     
    C. Prosedur

    Menurut Huda (2013:137-138) prosedur metode “Berkirim Salam dan Soal” adalah sebagai berikut:

    1. Guru membagi siswa dalam kelompok berempat dan setiap kelompok ditugaskan untuk menuliskan beberapa pertanyaan yang akan dikirim ke kelompok yang lain. Guru dapat mengawasi dan membantu memilih soal-soal yang tepat

    2. Kemudian, masing-masing kelompok mengirimkan salah seorang anggotanya yang menyampaikan “Salam dan Soal” dari kelompoknya  kepada kelompok lain. (Salam bisa berupa yel-yel atau ungkapan-ungkapan unik yang menjadi  ciri khas setiap kelompok)

    3. Setiap kelompok mengerjakan soal kiriman dari kelompok lain

    4. Setelah selesai, jawaban tersebut dikirimkan kembali ke kelompok asal untuk dikoreksi dan diperbandingkan satu sama lain

     
    D. Penerapan Metode “Berkirim Salam dan Soal” pada Pembelajaran Ekonomi SMAN 2 Rambatan

    Metode ini diterapkan pada pembelajaran ekonomi dengan objek materi KD 1.2  MENDESKRIPSIKAN BERBAGAI  SUMBER EKONOMI YANG LANGKA DAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS  subjeknya adalah siswa kelas X1  Semester 1 SMAN 2 Rambatan TP 2015/2016, yang berjumlah 24  siswa. Pelaksanaan PBM dengan metode ini dilakukan pada Hari Kamis  13 Agustus 2015 Jam VI-VIII (11.30-14.15 WIB).

    Setelah melakukan kegiatan pendahuluan ( Pra pendahuluan, appersepsi, motivasi, dan pemberian kerangka acuan), maka selanjutnya penulis melakukan kegiatan inti  dengan menerapkan metode “Berkirim Salam dan Soal”. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

    1. Mempersiapkan kertas kerja untuk tempat membuat pertanyaan dan membuat jawaban

    2. Tempat duduk siswa disusun leter U ganda

    3. Siswa dibagi 5 kelompok (Masing-masing kelompok  beranggotakan 4-6  siswa, masing-masing siswa dalam kelompok duduk berhadapan

    4. Siswa dibagikan buku pegangan

    5. Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang garis-garis besar materi

    6. Masing-masing kelompok siswa diberikan tugas sub materi yang berbeda, sesuai petunjuk yang ada pada buku pegangan siswa

    Contoh KD 1.2 MENDESKRIPSIKAN BERBAGAI  SUMBER EKONOMI YANG LANGKA DAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS

    Kelompok I:
    a. Pengertian Kelangkaan
    b. Alasan Kebutuhan Manusia Tidak Terbatas (Sifat Alami manusia, tingkat prndapatan, Faktor kondisi alam/lingkungan,  Faktor lingkungan sosial, Kemajuan teknologi dan informasi, Kebudayaan, Adat Istiadat, dan Kebiasaan)

    Kelompok II:
    Lanjutan Alasan Kebutuhan Manusia Tidak Terbatas (Akulturasi Budaya, Perdagangan Internasional, Perkembangan perekonomian, Perkembangan peradaban/zaman, Agama dan kepercayaan, Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan

    Kelompok III:
    Alasan-alasan Sumber Daya Ekonomi Terbatas (Keterbatasan Sumber Daya Alam, Bencana Alam, Perang, Keterbatasan Kemampuan Manusia untuk Mengolahnya, Kerusakan Sumber Daya Alam karena ulah manusia, Pertambahan Penduduk yang Pesat, sedangkan Sumber Daya Tidak Bertambah, Kelambatan Penemuan Teknologi)

    Kelompok IV:
    Penggolongan dan Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi (Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Skill/Kewirausahaan)

    Kelompok V:
    Lanjutan Penggolongan Sumber Daya Ekonomi (Sumber Daya Modal: modal menurut wujudnya, modal menurut jenisnya, modal menurut sifatnya, modal menurut fungsinya, modal menurut sumber dan resikonya)

    7. Masing-masing siswa diberikan kertas kerja, di mana kertas kerja tersebut akan dipergunakan untuk membuat pertanyaan  dan membuat jawaban pertanyaan

    8. Masing-masing siswa dipersilahkan mencari dan membuat pertanyaan (sesuai tugas yang telah ditentukan di atas) dengan berpedoman pada buku pegangan, buku referensi milik siswa, atau berdasarkan pengalaman, pemikiran, dan analilis siswa itu sendiri, di mana masing-masing siswa dalam kelompok membuat satu pertanyaan yang berbeda pada kertas kerja tersebut

    9.Apabila pertanyaan sudah dibuat di kertas kerja, maka kertas kerja digulung dan letakkan di meja masing-masing kelompok.

    10. Melakukan kegiatan mengirimkan salah seorang duta (berkirim salam dan soal)  dari satu kelompok ke kelompok lain. Saat duta tiba pada suatu kekompok, duta memberikan Salam berupa yel-yel yang berhubungan tugas yang telah ditentukan.

    Salah seorang siswa  sebagai duta kelompoknya sedang mengucapkam salam yel-yel pada kelompok lain saat pembelajaran ekonomi dengan metode "Berkirim Salam dan Soal"

    Salah seorang siswa sebagai duta kelompoknya sedang mengucapkam salam yel-yel pada kelompok lain saat pembelajaran ekonomi dengan metode “Berkirim Salam dan Soal”

    11. Agar ada pemerataan tugas,  maka saat kegiatan berkirim soal ada pembagian tugas, misal siswa 1 membacakan soal kiriman dan menjawab secara lisan langsung waktu itu juga, sedangkan siswa 2 menjawab secara tertulis dan jawaban tertulis ini yang akan dibawa pulang oleh duta, siswa 3 menjadi notulen (mencatat kelompok mana yang mengirim soal, siapa nama pembuat soal, apa pertanyaannya, dan apa jawabannya), siswa 4 mencatat yel-yel  dari duta yang datang, dan seterusnya.

    Salah seorang siswa dalam kelompok sedang menjawab soal kiriman kelompok lain pada metode pembelajaran"Berkirim Salam dan Soal" pada mata pelajaran ekonomi SMAN 2 Rambatan

    Salah seorang siswa dalam kelompok sedang menjawab soal kiriman kelompok lain pada metode pembelajaran”Berkirim Salam dan Soal” pada mata pelajaran ekonomi SMAN 2 Rambatan

    Catatan: Pada metode”Berkirim Soal” yang asli  jawaban diberikan hanya dalam bentuk tulisan yang dibawa pulang oleh duta, tidak ada kegiatan siswa langsung menjawab secara lisan. Tapi menurut hemat penulis, dengan adanya jawaban lisan sehingga jawaban tersebut juga didengarkan oleh kelompok lain.

    12. Kegiatan berkirim salam dan soal dilakukan secara bergiliran, hingga semua siswa telah melakukan tugasnya sebagai duta.

    Guru memberikan umpan balik, baik berupa penghargaan/pujian, saran/masukan, kritik membangun, dan lain-lain atas segala hal kegiatan PBM tersebut diatas

    Kegiatan penutup terdiri dari menyimpulkan, evaluasi, guru juga merefleksi  dengan meminta tanggapan pada siswa tentang metode pembelajaran hari ini (baik kelebihan/kekurangannya, dll), informasi dan tugas minggu depan, dan menutup PBM

    E. Kesimpulan

    1. Berdasarkan keaktifan siswa, maka dengan metode pembelajaran “Berkirim Salam dan Soal” ni siswa aktif  100%-, karena dari 24 siswa, ke 24 aktif  selama PBM ini berlangsung

    2. Pada pembelajaran ini siswa  belum bisa menjawab pertanyaan secara spontan ( artinya setiap ada pertanyaan siswa, siswa membaca buku dulu baru menjawab pertanyaan tersebut, padahal pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan -peetanyaan logika kehidupan sehari-hari).

    3. Masing-masing kelompok siswa masih belum kreatif untuk membuat yel-yel

    Daftar Kepustakaan

    Huda, M. 2013. Cooperatif Learning Metode.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

    FacebookTwitterGoogle+Share

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

    Tulisan Terkini
    Buku Pegangan Siswa
    Diktat Ekonomi SMA/MA

    Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website Fitriany Gustariny ini?

    Lihat Hasil Jajak Pendapat

    Loading ... Loading ...

    Laporan Karya Inovatif
    Berita Lainnya
    SONIAN ARTIS DAN GURU
    SONIAN ARTIS DAN GURU
    SONIAN ARTIS DAN GURU SONIAN ARTIS DAN GURU Artis Film shootin
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DA
    SONIAN GURU DAN DANA GAJAH PLUS SONIAN GURU DAN DANA GAJAH PL
    SONIAN OMBAK DAN AKU
    SONIAN OMBAK DAN AKU
    SONIAN OMBAK DAN AKU SONIAN OMBAK DAN AKU Debur ombak putih
    SONIAN PERAHU DAN AKU
    SONIAN PERAHU DAN AKU
    SONIAN PERAHU DAN AKU SONIAN PERAHU DAN AKU Kembara lautan Ta

    Temukan Kami di Facebook

    Pencarian

           

    .

    Galeri Foto
    Klik Slideshow di bawah untuk
    melihat Galeri Foto secara lengkap
    20150203_121026-1.jpg
    20150203_121051-1.jpg
    IMG_39759949695819.jpeg
    20131120_110407-1.jpg
    20131120_110424-1.jpg
    20131219_140230.jpg
    Cerita Bergambar
    Kalender
    Februari 2021
    S M T W T F S
    28 1 2 3 4 5 6
    7 8 9 10 11 12 13
    14 15 16 17 18 19 20
    21 22 23 24 25 26 27
    28 29 30 31 1 2 3
    Buku Tamu