Daftar Tulisan
Arsip Tulisan
Statistik Kunjungan
  • 396761Total Pengunjung:
  • 1Hari ini:
  • 114Kemarin:
  • 0Online:
Buku Tamu
Panel Login

Selamat Datang di www.FitrianyGustariny.com || Website Pribadi Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP, M.Pd.E (Guru SMA Negeri 2 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat)

“Two In One” Berwisata dan Uji Nyali di Puncak Lawang

A. Pengantar

Puncak Lawang merupakan nama suatu puncak dataran tinggi di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Di mana dari Puncak Lawang ini kita dapat melihat pemandangan Danau Maninjau secara utuh. Dari tempat ini, kita bisa meihat birunya Danau Maninjau. Danau Maninjau terlihat sangat menakjubkan dari puncak lawang. Udara di puncak lawang juga sangat bersih, enak sekali menghirup udara disana. Selain sebagai tempat wisata ternyata kita bisa juga uji nyali di Puncak lawang ini,  sebab tempat ini merupakan salah satu tempat andalan untuk anda yang menyukai olahraga terbang layang. Karena lokasinya yang berada di ketinggian kurang lebih sekitar 900-1.210 meter dari permukaan laut atau tepatnya berada di atas bukit yang mengelilingi Danau Maninjau. Selain menyediakan fasilitas terbang layang, ternyata masih ada lagi fasilitas olaharaga yang menantang lainnya seperti Flying fox.

Mendengar cerita orang tentang pesona Puncak Lawang ini sungguh membuat penasaran. Apa benar cerita mereka tentang keindahan Puncak Lawang ini? Nah, beruntung sekali penulis sudah pernah mengunjungi Puncak Lawang ini, bukan sekali kunjungan, malah sudah 2 kali ke lokasi ini. Kunjungan pertama 25 November 2013 (usai upacara HUT KORPRI), dan kunjungan kedua 1 Januari 2016 (dalam rangka menemani salah seorang teman dari Jakarta). Dan…bisa jadi masih ada kunjungan kali berikutnya. Lho kenapa begitu? Mungkin karena rasa penasaran belum terobati barangkali ya? Mungkin karena belum dapat bahan cerita untuk tulisan barangkali ya? Apa sich ceritanya? Ingin tahu, mari ikuti paparan di bawah ini!

Dokumentasi Foto dengan Latar Area Take off Paralayang Puncak Lawang

Dokumentasi Foto dengan Latar Area Take off Paralayang Puncak Lawang

 

B. Lokasi

Puncak Lawang merupakan salah satu objek wisata yang sangat terkenal di wilayah Sumatera Barat. Lokasinyai di Jorong Gajah Mati, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.

 

C. Akses

Untuk menuju ke lokasi objek wisata alam Puncak Lawang ini, anda dapat menggunakan perjalanan jalur darat. Terdapat 2 jalur alternatif yang bisa anda gunakan untuk menuju ke lokasi objek wisata alam Puncak Lawang ini, anda bisa melalui jalur barat dan anda juga bisa menggunakan jalur timur.

Jika anda menggunakan jalur dari barat, anda akan memulai perjalanan dari kota Padang Panjang dan akan melewati jalur Pariaman untuk menuju Lubuk Basung terlebih dahulu. Lalu, setelah melewati Danau Maninjau dan Kelok 44 (perjalanan dengan 44 belokan atau tikungan) dengan menempuh waktu kurang lebih sekitar 2,5 jam perjalanan.. Untuk transportasi sendiri, anda bisa menggunakan mobil pribadi, angkutan umum, travel atau pun menggunakan jasa penyewaan mobil atau yang lebih dikenal dengan jasa rental mobil yang terdapat di kota Padang Panjang.

Sedangkan jika anda lebih memilih menggunakan perjalanan dari arah timur, anda akan mengikuti rute jalan raya  Padang-Panjang-Bukittinggi terlebih dahulu, namun  di perjalanan (belum sampai ke Bukittingi) Anda akan menyimpang ke kiri menuju Matur  terus ke Puncak Lawang.

Meski akses jalan belum terlalu besar, namun sudah dilapisi aspal, yang memudahkan kendaraan untuk bisa mencapai Puncak Lawang. Dalam waktu dekat, sepertinya jalan Lawang akan bertambah besar. Ini terlihat kerikil dan lapisan awal pembuatan jalan sudah terpasang dengan baik. Potensi wisata Lawang kedepan akan semakin menjanjikan dengan rampungnya jalan Lawang-Embun Pagi.

D. Sepanjang Jalan Menuju Puncak Lawang

Untuk menuju Puncak Lawang ini  seperti biasanya kami dari Padang Panjang memilih ruote arah timur. Sekitar 30 menit perjalanan dari Padang Panjang menuju Matur terus ke Puncak Lawang.  Sepanjang jalan menuju Puncak Lawang kita akan melewati rumah-rumah penduduk lokal yang masih penuh dengan keasliannya, ladang sayur mayur, sawah -sawah penduduk, dan hamparan luas perkebunan tebu. Dengan melihat di sepanjang jalan Matur  menuju Puncak Lawang  dipenuhi oleh  tanaman tebu tersebur, jelas menggambarkan mata pencaharian masyarakatnya. Hampir setiap lahan yang ada di tumbuhi oleh tanaman tebu. Bahkan aroma harum dari sejumlah tungku tebu masyarakat dapat tercium dari sepanjang perjalanan menuju Puncak Lawang.

Selain hal di atas,  ternyata dalam perjalanan menuju ke Puncak Lawang kita juga masih dapat melihat beberapa rumah tradisional minangkabau (Rumah Bagonjong), rumahnya  masih sangat orisinil dan terawat dengan baik.

 

 E. Tempat Wisata dan Uji Nyali

1. Wisata

Puncak Lawang berada pada ketinggian  900-1.210 meter dari permukaan laut (beberapa referensi menyatakan 900, ada juga 1200, dan 1.210), dengan suhu di  18 – 20 º Celcius. Ketika  tiba di Puncak Lawang ini kita akan disuguhi pemandangan alam yang cantik dan menyegarkan mata. Tak heran bila dulu, semasa penjajahan kolonial Belanda, tempat ini merupakan tempar peristirahatan para meneer dan mufrow Belanda.

Pemandangan yang akan anda nikmati jika anda telah sampai di puncak lawang ini sangatlah indah. Karena, dari atas puncak ini anda bisa melihat indahnya Danau maninjau yang dipadukan dengan hijaunya alam pegunungan yang membentang luas mengelilingi danau dan ditambah lagi hamparan sawah yang membentang cukup luas dan sangat indah dan beberapa pemukiman penduduk yang tertata secara rapi akan menambah keindahan pemandangan yang akan anda nikmati dari puncak lawang ini. Dari puncak ini  bila melihat ke bawah terlihat  Air Danau Maninjau berkilauan diterpa berkas sinar matahari yang menerobos diantara celah-celah awan putih yang berarakan, dan bila melihat ke atas terlihat awan-awan berasa sangat dekat dengan bukit di mana kita berdiri, dan ingin rasanya memegang awan (masih obsesi hahaha….).

Dokumentasi Foto Danau Maninjau dari Puncak Lawang:  terlihat  Air Danau Maninjau berkilauan diterpa berkas sinar matahari yang menerobos diantara celah-celah awan putih yang berarakan.

Dokumentasi Foto Danau Maninjau dari Puncak Lawang:  terlihat  Air Danau Maninjau berkilauan diterpa berkas sinar matahari yang menerobos diantara celah-celah awan putih yang berarakan.

Dari Puncak Bukit Lawang terdapat dua tempat strategis menyaksikan pemandangan alam Danau Maninjau lengkap dengan perbukitan dan pemukiman penduduk di sepanjang pinggiran danau. Tepian danau secara keseluruhan akan memanjakan mata pengunjung yang berkunjung ke tempat tersebut. Tidak hanya itu, dari puncak bukit juga bisa di lihat sesudut laut Tiku yang membentang; Samudera Hindia di sebelah Barat perbukitan Danau Maninjau

Ternyata tidak hanya keindahan landscape Danau Maninjau saja yang bisa dinikmati di Puncak Lawang ini. Namun ada juga suasana horrornya. Mengapa?   Karena, saat awan di langit tampak sama tinggi dengan tempat kita berdiri. Ketika awan berarak mendekat, pemandangan maninjau pun lenyap, berganti suasana berselimut kabut tebal persis di film-film horror atau cerita-cerita komik si nenek sihir gitu (hihihi….waktu kecil keseringan baca Si Juwita dan Si Nenek Sihir Sih). Kalau sekarang sich….katanya seperti suasana di film Harry Potter. Apa benar ya?  

Nah masih ada lagi keindahan lain di sekitar Puncak Lawang ini. Apa itu? Hutan Pinus. Dan ternyata  Puncak Lawang juga merupakan daerah yang banyak ditumbuhi Pinus, tumbuh berkelompok dan rapi. Batangnya menjulang tinggi dan asri. Daerahnya yang tinggi bikin adem dan nyaman. Alhamdulillah sekali juga tempatnya relatif  bersih.  Dan yang menjadi sensasinya adalah hutan pinus terdapat di dekat bukit di mana kami berdiri, lengkap dengan kabut tebal yang nyelip menyelinap di antara pepohonan. Rasanya enak banget kalo bisa menikmati pemandangan tersebut seperti di luar negeri aja (hihihi….emangnya udah nyoba ke luar negeri?). Cuma  sayangnya ada satu hal yang nggak bikin betah berlama-lama di sini…..dinginnya itu yang nggak tahan (Weleh….weleh.. bagaimana mau ke luar negeri dingin segitu aja udah kelimpungan….hahaha)

Dokumentasi Foto dengan Latar Hutan Pinus Berselimut Kabut di Puncak Lawang (1-1-2016)

Dokumentasi Foto dengan Latar Hutan Pinus Berselimut Kabut di Puncak Lawang (1-1-2016)

2. Olahraga Paralayang

Di puncak lawang ini anda bisa melihat begitu banyaknya orang-orang yang melakukan olahraga paralayang. Ya, benar tempat ini merupakan tempat favorit yang sering di gunakan sebagai lokasi paralayang, bahkan anda yang pemula juga bisa mencobanya. Disini juga di sediakan penyewaan alat-alat paragliding yang akan anda gunakan untuk paralayang. Namun tentunya, bagi yang pemula, anda akan di temani oleh orang yang sudah professional. Bayangkan betapa menyenangkannya terbang di atas Danau Maninjau yang amat indah ini.

Ternyata  tak salah dan janganlah heran bila tempat ini favorite paralayang, sebab Puncak Lawang memang sering digunakan untuk kejuaraan olahraga paralayang kelas internasional karena merupakan salah satu spot terbaik di Asia Tenggara. Pemerintah setempat nampaknya cukup memperhatikan potensi ini. Setiap tahun pemerintah mengadakan kejuaraan paralayang yang diikuti tak hanya oleh atlet dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Semoga dengan diadakannya event ini dapat semakin menarik minat wisatawan mengunjungi Puncak Lawang.

 

3. Outbond Jembatan Gantung dan Flying fox

Selain menyuguhkan keindahan alam dengan pepohonan yang rindang dan menyejukkan disini juga disediakan berbagai macam permainan oleh pengelola. Bagi anda yang suka dengan olahraga yang memacu adrenalin anda bisa mencoba paralayang, namun bila takut dengan olahraga paralayang ini Anda masih bisa mencoba  yang lebih ringan  dari itu, misalnya naik flying fox dan olahraga outbound lainnya.

Di mana di Puncak Lawang  ada arena outbound, lengkap dengan wahana flying fox. Rentang Flying Fox nya lumayan juga.  (Meski bagi beberapa orang katanya jalur flying fox-nya pendek. Cuma di puncak situ aja. Gak sampai meluncur ke danau maninjau). Tapi  menurut penulis, biar flying fox nya pendek, ternyata tak semua pengunjung yang berani uji nyali untuk bergantung di sling kawat ini. Banyak juga takut untuk mencoba. Dan sebelum melakukan flying fox, dapat pula menaiki jembatan gantung, di mana dasar jembatan tersebut dibuat dari bilah-bilah papan yang diikatkan dengan tali, dan ada jarak papan satu dengan lainnya, je,batan dibuat sedemikian rupa menggantung di udara. Dan penulis sangat senang saat berjalan di jembatan gantung ini (Hmm….jadi ingat kegiatan Pramuka sewaktu SD jadinya, Nich. Maklum biar badan begini kurus kecil, penulis pernah ikut pramuka dan mengikuti Jambore Daerah di Cobodas Jawa Barat, Jambore Nasional dan Asia Pasifik VI Tahun 1981 di Cibubur).

Dokumentasi Foto Saat Menaiki Jembatan Gantung Sebelum Melaju Ke Sling Kawat Flying Fox Puncak Lawang

Dokumentasi Foto Saat Menaiki Jembatan Gantung Sebelum Melaju Ke Sling Kawat Flying Fox Puncak Lawang

Seperti yang telah penulis utarakan di atas bahwa penulis telah 2 kali ke Puncak Lawang ini. Dan pada kunjungan pertama  penulis  mencoba naik jembatan gantung dan kemudian meluncur di Sling Kawat Flying Fox Puncak Lawang ini, sedangkan pada kunjungan kedua tidak. Bukannya takut, malah rasanya ingin mencoba lagi. Namun apa daya selain hari mulai senja, kostum juga tidak mengizinkan. Maklum kunjungan kedua ini tidak direncanakan sebelumnnya, rencananya muncul diperjalanan (sebab rencana awal mau ke Bukittinggi beli cinderamata untuk teman, bukan ke Puncak Lawang).

Dokumentasi Foto Saat Start di Sling Kawat Flying Fox Puncak Lawang (29-11-2013)

Dokumentasi Foto Saat Start di Sling Kawat Flying Fox Puncak Lawang (29-11-2013)


 

F. Jajanan dan Buah Tangan

Sebagai buah tangan dari Puncak Lawang, Anda bisa membeli cindera mata seperti kaos ataupun pernak-pernik bertuliskan Puncak Lawang seperti gantungan kunci, dsb. Atau bisa juga membeli kacang khas Matur, yaitu kacang kulit yang disangrai tanpa minyak. Disini juga di jual beberapa jajanan pasar yang bisa anda nikmati, yang paling terkenal adalah air tebu dan jagung bakarnya, di cuaca dingin seperti di Puncak Lawang, mau itu pagi, siang, ataupun sore bahkan pada malam hari, makan jagung bakar disini tetaplah nikmat. Jangan takut kehabisan, ada banyak tukang jagung bakar yang siap melayani anda. Selain itu, ada gula tebu khas Lawang (Saka Lawang) yang rasa manisnya sangat khas, berbeda dengan gula tebu daerah lain. Anda juga bisa mencicipi berbagai olahan labu, antara lain berupa kolak dan cendol labu.

G. Penutup

Puncak Lawang merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi para petualang keindahan dan bagi  yang suka olahraga yang menantang. Lokasinya berada di Kabupaten Agam. Dari tempat ini, kita bisa meihat birunya Danau Maninjau. Nikmatilah pemandangan indah yang di suguhkan bersama-sama, momen indah dan seru seperti ini amat disayangkan jika anda habiskan sendirian, maka dari itu ajaklah juga keluarga atau teman-teman anda untuk berkunjung ke Puncak Lawang. Bersenang-senanglah, dan rasakan sensasi keindahan yang ada di Puncak Lawang ini. Selamat  berwisata dan adu nyali di Puncak Lawang.

 

Referensi

Tersedia “Danau Maninjau dan Puncak Lawang”http://www.chockysihombing.com/Diakses Minggu 31 Januari 2016 Jam 07.46

Tersedia “Jangan Lewatkan Puncak Lawang” http://jalankemanagitu.com/2013/10/17/ Diakses Sabtu 13 Februari 2016 Jam 17.58

Tersedia “Mengunjungi Lawang Park Wisata Petualangan Di Agam” http://www.lawangpark.com/ Diakses Sabtu 13 Februari 2015 Jam 10.35

Tersedia “Menikmati Danau Maninjau dari Puncak Lawang, Yuuk” http://m.detik.com/ Diakses Minggu 31 Januari 2016 Jam 07.35

Tersedia “Puncak Lawang” https://id.m.wikipedia.org/ Diakses Minggu 31 Januari 2016 Jam 07.28

Tersedia “Puncak Lawang http://jalan2.com//Diakses Minggu 31 Januari 2016 Jam 08.14

Tersedia “Puncak Lawang Di Agam Spot Paralayang Terbaik Asia Tenggara” http://www.thearoengbinangproject.com/Diakses Sabtu 13 Februari 2015 Jam 11.11

Tersedia “Wisata Ke Panorama Puncak Lawang” http://www.kabardiena.com/2015/05/Diakses Sabtu 13 Februari 2015 Jam 10.57

FacebookTwitterGoogle+Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tulisan Terkini
Buku Pegangan Siswa
Diktat Ekonomi SMA/MA

Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website Fitriany Gustariny ini?

Lihat Hasil Jajak Pendapat

Loading ... Loading ...

Laporan Karya Inovatif
Berita Lainnya
SINOPSIS BUKU "PANTUN BERSEMI (PANTUN BELAJAR SEJARAH DAN EKONOMI)"
SINOPSIS BUKU "PANTUN BERSEMI (PANTUN BELAJAR SEJARAH DAN EKONOMI)"
Alhamdulillah, ini buku kedua terbaru saya di tahun 2021 Judul : P
SINOPSIS BUKU "NASIONALISME PANCASILA MEMBUMI DI KELAS EKONOMI"
SINOPSIS BUKU "NASIONALISME PANCASILA MEMBUMI DI KELAS EKONOMI"
Alhamdulillah, ini buku terbaru karyaku di tahun 2021 Judul : NASI
KIND OF YOUNG PAPAYA FOODS (ANEKA CEMILAN DARI PEPAYA MUDA)
KIND OF YOUNG PAPAYA FOODS (ANEKA CEMILAN DARI PEPAYA MUDA)
Who doesn't know papaya? Especially for Indonesians, it seems that no
TEA FROM THE VARIOUS FLOWERS (TEH DARI ANEKA BUNGA)
TEA FROM THE VARIOUS FLOWERS (TEH DARI ANEKA BUNGA)
It turns out that there are various kinds of tea in this world. Not o
ASSORTED LEAF TEAS (ANEKA TEH DAUN)
ASSORTED LEAF TEAS (ANEKA TEH DAUN)
Tea ia one of popular drink in Indonesia and even on the word. Tea is

Temukan Kami di Facebook

Pencarian

       

.

Galeri Foto
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
20150203_121026-1.jpg
20150203_121051-1.jpg
IMG_39759949695819.jpeg
20131120_110407-1.jpg
20131120_110424-1.jpg
20131219_140230.jpg
Cerita Bergambar
Kalender
Juni 2021
S M T W T F S
27 28 29 30 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Channel Youtube
Jntuk.net kumpulan situs judi slot online terpercaya 2020 & 2021 ABLBET merupakan situs judi game slot terbaik uang asli slot 888 bet atau daftar agen slot terbaru dan terbesar bahkan sudah menjadi dewa slot 88 link alternatif resmi & telah mendapatkan izin royal slot 888 dari PAGCOR dan Cagayan Leisure. judi slot situs slot game slot ligatempo link slot