Daftar Tulisan
Arsip Tulisan
Statistik Kunjungan
  • 409795Total Pengunjung:
  • 126Hari ini:
  • 115Kemarin:
  • 0Online:
Buku Tamu
Panel Login

Selamat Datang di www.FitrianyGustariny.com || Website Pribadi Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP, M.Pd.E (Guru SMA Negeri 2 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat)

Penerapan Pembelajaran Sains 5M pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Rambatan

A. Pengantar

Pembelajaran sains adalah pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar secara langsung yang menekankan penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah dengan tujuan untuk memahami konsep-konsep dan mampu memecahkan masalah. Ingin tahu bagaimana pembelajaran sains dan bagaimana penerapannya pada mata pelajaran ekonomi, khususnya pada pokok bahasan “Biaya Peluang” di kelas X1 SMA Negeri 2 Rambatan TP. 2015/2016? Ayo kita saksikan!

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5M pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Rambatan

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5M pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Rambatan

B. Pembelajaran Sains

Pembelajaran sains adalah pembelajaran yang menekankan pada pendekatan ilmiah. Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2013b:13) bahwa Pendekatan ilmiah (Scientific approach) dalam pembelajaran untuk semua mata pelajaran sebagaimana  dimaksud meliputi:
1) Mengamati
2) Menanya
3) Mencoba
4) Mengolah
5) Menyajikan
6) Menyimpulkan
7) Mencipta

Sedangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2013a:7) menyatakan bahwa  pendekatan ilmiah untuk mata pelajaran umum terdiri:
1) Observing (mengamati)
2) Question (menanya)
3) Associating (Menalar)
4) Experimenting (mencoba)
5) Networking (Membentuk jejaring)

Selanjutnya dalam Permendikbud No.81A Tahun 2013 dijelaskan tentang contoh “Learning Event” dari 5 M, yaitu:

1) Mengamati
Dalam kegiatan mengamati, guru membuka secara luas dan bervariasi kesempatan peserta  didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan: melihat, menyimak, mendengar, dan membaca. Guru memfasilitasi peserta didik untuk melakukan pengamatan, melatih mereka untuk memperhatikan (melihat, membaca, mendengar) hal yang penting dari suatu benda atau objek.

2) Menanya
Dalam kegiatan mengamati, guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk bertanya mengenai apa yang sudah dilihat, disimak, dibaca atau dilihat Guru perlu membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan: pertanyaan tentang hasil pengamatan objek yang konkrit sampai kepada yang abstrak berkenaan dengan fakta, konsep, prosedur, ataupun hal lain yang lebih abstrak. Pertanyaan yang bersifat faktual sampai kepada pertanyaan yang bersifat hipotetik

Dari situasi di mana peserta didik dilatih menggunakan pertanyaan dari guru, masih memerlukan bantuan guru untuk mengajukan pertanyaan sampai ke tingkat di mana peserta didik mampu mengajukan pertanyaan mandiri

Dari kegiatan kedua dihasilkan sejumlah pertanyaan. Melalui kegiatan bertanya dikembangkan rasa ingin tahu peserta didik. Semakin terlatih dalam bertanya maka rasa ingin tahu semakin dapat dikembangkan

Pertanyaan tersebut menjadi dasar untuk mencari informasi yang lebih lanjut dan beragam dari sumber yang ditentukan guru sampai yang ditentukan peserta didik, dari sumber yang tunggal sampai sumber yang beragam

3) Mengumpulkan
Tindak lanjut dari bertanya adalah menggali dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber melalui berbagai cara. Untuk itu peserta didik dapat membaca buku yang lebih banyak, memperhatikan fenomena atau objek yang lebih teliti, atau bahkan melakukan eksperimen. Dari kegiatan tersebut terkumpullah sejumlah informasi

4)Mengasosiasi
Informasi  yang telah diperoleh dari kegiatan diatas menjadi dasar bagi kegiatan berikutnnya yaitu memproses informasi untuk menemukan keterkaian satu informasi dengan informasi lainnya, menemukan pola dari keterkaitan informasi dan bahkan  mengambil berbagai kesimpulan dari pola yang ditemukan

5)Mengkomunikasikan Hasil
Kegiatan berikutnya adalah menuliskan atau menceritakan apa yang ditemukan dalam kegiatan mencari informasi, mengasosiasi dan menemukan pola. Hasil tersebut disampaikan di kelas dan dinilai oleh guru sebagai hasil belajar peserta didik atau kekompok peserta didik tersebut

 

C. Penerapan  Pembelajaran Sains 5M pada Mata  Pelajaran Ekonomi di SMAN 2 Rambatan

Pembelajaran  Sains diterapkan pada pembelajaran ekonomi dengan objek materi BIAYA PELUANG  subjeknya adalah siswa kelas X2 Semester 1 SMAN 2 Rambatan TP 2015/2016, yang berjumlah 26 siswa. Pelaksanaan PBM dengan metode ini dilakukan pada Hari Selasa 25 Agustus 2015 Jam I-III (07.30-09.45 WIB).

Langkah-langkah kegiatan PBM sebagai berikut:
1. Kegiatan Pendahuluan
a. Pra pendahuluan
b. Apersepsi
c. Motivasi

d. Pemberian kerangka acuan
Pada tahap kerangka  acuan ini dijelaskan secara ringkas tentang KD yang akan di bahas,  sistem penilaian, KKM, dan metode pembelajaran yang akan digunakan

2. Kegiatan Inti  5 M (MENGAMATI, MENANYA, MENCOBA, MENGASOSIASI, MENGKOMUNIKASIKAN)

Persiapan Kegiatan Inti

1. Siswa dibagi  5  kelompok, di mana masing-masing kelompok beranggotakan 4-6 siswa

2. Tempat duduk siswa di susun letter U ganda, dengan masing-masing siswa dalam kelompok duduk saling berhadapan

3. Siswa dibagikan buku pegangan

Kegiatan inti dengan menerapkan pembelajaran sains 5M.   Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

MENGAMATI, MENANYA, MENCOBA

Guru mengeluarkan dana  yang sebelumnya memang telah dipersiapkan sebesar Rp, 15,000, kemudian dari  dana ini dibagikan Rp 3.000 per kelompok. Di mana dana ini nantinya akan dipergunakan oleh masing-masing kelompok untuk dibelanjakan sesuai dengan situasi dan tujuan kelompok tersebut. Masing-masing kelompok harus menghabiskan uang Rp.3000 tersebut. Selain itu masing-masing kelompok juga diberi kebebasan untuk memilih kedai yang dekat dengan sekolah tempat tujuan belanja.

Agar kegiatan PBM efektif, guru memberikan arahan kegiatan/kerja yang harus dilakukan oleh masing-masing kelompok,  baik untuk kelompok yang pergi belanja, dan kelompok yang tinggal di kelas. Di mana saat kelompok berbelanja, maka kelompok yang tinggal di kelas melakukan kegiatan membaca buku pegangan atau referensi yang terkait dengan materi dalam rangka pencarian informasi secara teori tentang materi pelajaran, bertanya pada teman sekelompok, atau bertanya pada kelompok lain.

Di bawah bimbingan guru, masing-masing kelompok melakukan kegiatan belanja. Masing-masing kelompok diberi kebebasan untuk belanja sesuai tujuan atau keinginan kelompok tersebut. Barang belanjaan di catat baik harga dan jumlahnya. Begitu juga masing-masing kelompok juga mengamati dan mencatat barang-barang yang dijual dikedai meskipun barang-barang tersebut tidak dibeli oleh kelompok tersebut. Tujuan mengamati dan mencatat barang yang tak dibeli tersebut untuk menjadi informasi dan data guna membuat beberapa kemungkinan belanja yang bisa dipilih oleh kelompok tersebut. Ditekan kepada masing-masing kelompok untuk membuat sebanyak mungkin pilihan-pilihan tersebut.

Contoh:  KELOMPOK I
Besar Dana                                 = Rp.3000
Rincian Belanja:
1. 1 bakwan @Rp 500   = 1 x 500    =   500
2. 1 Risoles @Rp 1000 =  1 x 1000 = 1.000
3. 1 Tahu isi @Rp 500 =  1 x 1000  = 1.000
4. 1 Aqua gelas @Rp 500 = 1 x  500   =   500

———————————————————

Jumlah = Rp3.000

Akibat pembelian barang belanjaan tersebut di atas, maka Kelompok I kehilangan kesempatan belanja barang-barang lainnya. Adapun beberapa kemungkinan pilihan belanja yang dikorbankan oleh kelompok I tersebut adalah:

1. 1 piring nasi goreng tanpa telur @Rp.3000  = 1 x 3000 = 3.000     atau

2. 1 piring lontong              @Rp 3.000 =  1 x 3.000= 3.000    atau
3. 1 porsi mie rebus tanpa telur @ Rp3.000 = 1 x 3000 = 3.000     atau
4. 1 porsi miso                   @ Rp 3.000 = 1x 3000 = 3.000    atau
5. 1 buah buku isi 40             @ Rp 3.000 = 1 x 3000 = 3.000   atau
6………..
Dan seterusnya

Dalam kegiatan praktek belanja ini, masing-masing siswa diminta mengajukan pertanyaan, baik dari  hal-hal yang ia amati dan yang tak mereka pahami, sehingga mereka memperoleh informasi yang lengkap

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5M pada mata pelajaran ekonomi khusus materi "Biaya Peluang" , di mana terlihat salah satu kelompok siswa sedang melakukan kegiatan Mengamati, Menanya, Mencoba pada saat praktek belanja di bawah bimbingan guru

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5M pada mata pelajaran ekonomi khusus materi “Biaya Peluang” , di mana terlihat salah satu kelompok siswa sedang melakukan kegiatan Mengamati, Menanya, Mencoba pada saat praktek belanja di bawah bimbingan guru

MENGASOSIASI

Masing-masing siswa dalam kelompok menganalisis informasi  dan data-data yang telah mereka peroleh secara terori  baik dari buku pegangan, dari teman sekelompok/ kelompok lain, atau dari guru. Kemudian membandingkan teori tersebut dengan  data-data yang mereka peroleh dari kegiatan praktek belanja. Sehingga dari hasil teori dan praktek tersebut siswa dapat membuat sebuah kesimpulan tentang BIAYA PELUANG.

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5 M pada mata pelajaran ekonomi khusus materi "Biaya Peluang", di mana masin-masing kelompok sedang mlakukan kegiatan "Mengasosiasi" informasi dan data dari teori dan praktek untuk mendapatkan kesimpulan

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5 M pada mata pelajaran ekonomi khusus materi “Biaya Peluang”, di mana masin-masing kelompok sedang mlakukan kegiatan “Mengasosiasi” informasi dan data dari teori dan praktek untuk mendapatkan kesimpulan

MENGKOMUNIKASIKAN

Usai kegiatan mengasosiasikan, masing-masing kelompok  diminta untuk mempresentasikan barang belanjaan yang mereka pilih, serta kemungkinan-kemungkinan kesempatan yang hilang untuk barang-barang yang tidak mereka pilih.Agar masing-masing siswa dalam kelompok terlibat aktif dalam kegiatan presentasi, maka ada pembagian tugas yang berbeda untuk masing-masing siswa tersebut

Misal:
Bila satu kelompok berjumlah 4, maka pembagian tugasnya:
Siswa 1= Moderator
Siswa 2=Presensator
Siswa 3 = Penjawab Pertanyaan
Siswa 4 = Notulen

Sedangkan untuk kelompok yang berjumlah, 6 maka pembagian tugasnya:
Siswa 1= Moderator
Siswa 2 =Presensator   1 (Barang Belanjaan  yang dibeli kelompok)
Siswq 3 = Presensator 2 (Kemungkinan pilihan dari barang kedai yang tidak dibeli)
Siswa 4 = Penjawab Pertanyaan 1
Siswa 5 = Penjawab Pertanyaan 2
Siswa 6 = Notulen

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5M pada mata pelajaran ekonomi khusus materi "Biaya Peluang", di msna terlihat salah satu kelompok sedang melakukan kegiatan "Mengkomunikasikan" (mempresentasikan laporan kelomponya)

Dokumentasi Foto Penerapan Pembelajaran Sains 5M pada mata pelajaran ekonomi khusus materi “Biaya Peluang”, di msna terlihat salah satu kelompok sedang melakukan kegiatan “Mengkomunikasikan” (mempresentasikan laporan kelomponya)

Selain laporan tentang rincian belanja dan kemungkinan pikihan-pilihan belanja yang hilang tersebut di atas, masing-masing kelompok juga melaporkan alasan pemilihan kedai, dan kemungkinan pilihan-pilihan yang hilang akibat pilihan tersebut.

Misal Kedai sekitar sekolah ada 4(Kedai Bu Lis, Bu Epi, Bu Dewi, Ria)
Kelompok I memilih kedai Bu Evi
Alasan: Biasa belanja di kedai tersebut
Biaya peluang akibat memilih belanja pada kedai Bu Evi, kelompok I kehilangan kesempatan untuk berbelanja pada:
Kedai Bu Lis atau
Kedai Bu Dewi atau
Kedai Ria

Kegiatan presentasi juga diselingi dengan kegiatan tanya jawab

Salah siswa dari kelompok pendengar sedang mengajukan pertanyaan pada kelompok yang presentasi

Salah siswa dari kelompok pendengar sedang mengajukan pertanyaan pada kelompok yang presentasi

Untuk konfirmasi,  guru memberikan umpan balik, baik berupa penghargaan/pujian, saran/masukan, ktitik membangun, dan lain-lain atas segala hal kegiatan PBM tersebut diatas

3. Kegiatan Penutup

Kegiatan penutup terdiri dari menyimpulkan, evaluasi, guru juga merefleksi  dengan meminta tanggapan pada siswa tentang metode pembelajaran hari ini (baik kelebihan/kekurangannya, dll), informasi dan tugas minggu depan, dan menutup PBM

 
D. Kesimpulan

Berdasarkan keaktifan siswa, maka pembelajaran sains 5 M pada mata pelajaran ekonomi, khususnya pada materi Biaya Peluang  ini siswa aktif 100%-, karena dari 26 siswa, ke 26 aktif  selama PBM ini berlangsung, baik dalam kegiatan MENGAMATI, MENANYA, MENCOBA, MENGASOSIASI, dan MENGKOMUNIKASIKAN

 
Daftar Kepustakaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013a. Contoh Pendekatan Ilmiah dalam Matematika. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

___________________________________.2013b. Konsep Pendekatan Scientific Sejarah. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Permendukbud. No.81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum. Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

FacebookTwitterGoogle+Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tulisan Terkini
Buku Pegangan Siswa
Diktat Ekonomi SMA/MA

Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website Fitriany Gustariny ini?

Lihat Hasil Jajak Pendapat

Loading ... Loading ...

Laporan Karya Inovatif
Berita Lainnya
LITERASI "MENGENAL RUMAH ADAT NAGARI BALIMBING (9): RUMAH BENDANG DT.
Rumah Adat Dt.Guguak Simabua Balimbing
Rumah Adat Dt.Guguak Simabua Balimbing
Rumah Adat Dt.Guguak Simabua Balimbing Rumah Adat Suku Simabua Gug
Rumah Adat Dt.Bagindo Basa Kinawai Nagari Balimbing
Rumah Adat Dt.Bagindo Basa Kinawai Nagari Balimbing
Rumah Adat Dt.Bagindo Basa Kinawai Nagari Balimbing Ini satu lagi
Rumah Adat Dt.Rajo Mangkuto Balimbing
Rumah Adat Dt.Rajo Mangkuto Balimbing
Rumah Adat Dt.Rajo Mangkuto Balimbing Rumah adat adalah bangunan y
Rumah Adat Dt.Cumano Kinawai Nagari Balimbing
Rumah Adat Dt.Cumano Kinawai Nagari Balimbing
Rumah Adat Dt.Cumano Kinawai Nagari Balimbing Sudah pernahkan Anda

Temukan Kami di Facebook

Pencarian

       

.

Galeri Foto
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
20150203_121026-1.jpg
20150203_121051-1.jpg
IMG_39759949695819.jpeg
20131120_110407-1.jpg
20131120_110424-1.jpg
20131219_140230.jpg
Cerita Bergambar
Kalender
Oktober 2021
S M T W T F S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6
Channel Youtube
Jntuk.net kumpulan situs judi slot online terpercaya 2020 & 2021 ABLBET merupakan situs judi game slot terbaik uang asli slot 888 bet atau daftar agen slot terbaru dan terbesar bahkan sudah menjadi dewa slot 88 link alternatif resmi & telah mendapatkan izin royal slot 888 dari PAGCOR dan Cagayan Leisure. judi slot situs slot game slot ligatempo link slot