Daftar Tulisan
Arsip Tulisan
Statistik Kunjungan
  • 379544Total Pengunjung:
  • 96Hari ini:
  • 143Kemarin:
  • 0Online:
Panel Login
Komentar Terkini

    Selamat Datang di www.FitrianyGustariny.com || Website Pribadi Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP, M.Pd.E (Guru SMA Negeri 2 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat)

    Menikmati Pesona Mahakarya Pemahat Batu, Candi Borobudur

    A. Pengantar

    Sudah pernahkah Anda menyaksikan Pesona Mahakarya Pemahat Batu? Apa itu?  Ya,  itulah Candi Borobudur. Monumen  termegah dan kompleks stupa terbesar di dunia yang diakui oleh UNESCO. Bangunan candi ini secara keseluruhan menjadi galeri dan bukti nyata  akan mahakarya para pemahat batu. Dan ternyata, pesona kemegahan bangunan ini tak hanya cukup dengan mengelilingi, menyusuri lorong-lorongnya, sambil mengamati relief super panjang di dindingnya,  tetapi yang lebih menawan menurut beberapa sumber saat sunrise dan sunset, di mana siraman matahari pagi dan sore menambah megahnya bagunan ini. Wah….saya jadi penasaran dengan bangunan yang satu ini. Yuk, mari sama-sama saksikan.

    Pesona Borobudur di Bawah Siraman Mentari di kala Sore Hari

    Pesona Borobudur di Bawah Siraman Mentari di kala Sore Hari

    B. Lokasi

    Borobudur adalah sebuah candi megah  yang terletak di kecamatan Borobudur, + 15 km sebelah selatan kota Magelang, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Lokasi di mana candi ini terletak dikelilingi oleh pegunungan, pegunungan yang mengelilingi Candi Borobudur di antaranya di sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi Barat, Laut Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.

    C. Asal Usul

    Banyak buku – buku sejarah yang menuliskan tentang Candi Borobudur akan tetapi kapan Candi Borobudur itu di dirikan tidaklah dapat di ketahui secara pasti namun suatu perkiraan dapat di peroleh dengan tulisan singkat yang di pahatkan di atas pigura relief kaki asli Candi Borobudur ( Karwa Wibhangga ) menunjukan huruf sejenis dengan yang di dapatkan dari prasati di akhir abad ke – 8 sampai awal abad ke – 9 dari bukti – bukti tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di dirikan sekitar tahun 800 M. Kesimpulan tersebut di atas itu ternyata sesuair dengan dengan kerangka sejarah Indonesia pada umumnya dan juga sejarah yang berada di daerah jawa tengah pada khususnya periode antara abad ke – 8 dan pertengahan abad ke – 9 di terkenal dengan abad Emas Wangsa Syailendra kejayaan ini di tandai di bangunnya sejumlah besar candi yang di lereng – lereng gunung.

    Berdasarkan prasasti Kayumwungan yang bertanggal 26 Mei 824, Candi Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga antara abad ke-8 hingga abad ke-9, berbarengan dengan Candi Mendut dan Candi Pawon. Proses pembangunan berlangsung selama 75 tahun di bawah kepemimpinan arsitek Gunadarma. Meski belum mengenal komputer dan peralatan canggih lainnya, Gunadarma mampu menerapkan sistem interlock dalam pembangunan candi. Sebanyak 60.000 meter kubik batu andesit yang berjumlah 2.000.000 balok batu yang diusung dari Sungai Elo dan Progo dipahat dan dirangkai menjadi puzzle raksasa yang menutupi sebuah bukit kecil hingga terbentuk Candi Borobudur.

    D. Arsitektur

    Borobudur amat berbeda dengan rancangan candi lainnya, candi ini tidak dibangun di atas permukaan datar, tetapi di atas bukit alami. Akan tetapi teknik pembangunannya serupa dengan candi-candi lain di Jawa. Borobudur tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi-candi lain. Yang ada ialah lorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit. Lorong-lorong dibatasi dinding mengelilingi candi tingkat demi tingkat, di mana dinding candi tersebut dipenuhi oleh relief-relief.

    Menikmati Pesona Salah Satu Lorong Candi Borobudur dengan Dinding yang Dipenuhi Relief

    Menikmati Pesona Salah Satu Lorong Candi Borobudur dengan Dinding yang Dipenuhi Relief

    Candi Borobudur terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panelrelief dan aslinya terdapat 504 arca. Seperti telah disebutkan di atas bahwa Borobudur merupakan monumen  termegah dan kompleks stupa terbesar di dunia yang diakui oleh UNESCO.  Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca.

    Borobudur700

    Candi Borobudur di bangun mengunakan batu Adhesit sebanyak 55.000 M3. Pada kaki yang asli di di tutup oleh batu Adhesit sebanyak 12.750 M3 sebagai selasar undaknya. Bangunan Candi Borobudur berbentuk limas yang berundak – undak dengan tangga naik pada ke – 4 sisinya ( Utara, selatan, Timur Dan Barat ). pada Candi Borobudur tidak ada ruangan di mana orang tak bisa masuk melainkan bisa naik ke atas saja.

    Lebar bangunan Candi Borobudur 123 M
    Panjang bangunan Candi Borobudur 123 M
    Pada sudut yang membelok 113 M
    Dan tinggi bangunan Candi Borobudur 30.5 M

    E. Relief dan Petunjuk Cara Tepat Mengikuti Alur Kisah pada Relief

    Dokumentasi Foto Saat Berada di Tangga Candi Borobudur

    Dokumentasi Foto Saat Berada di Tangga Candi Borobudur

    Tidak hanya megah dan besar, Borobudur memiliki koleksi relief terlengkap dan terbanyak di dunia. Dinding Candi Borobudur dipenuhi pahatan 2672 panel relief yang jika disusun berjajar akan mencapai panjang 6 km!

    Untuk mengikuti alur jalinan kisah yang terpahat pada dinding candi, pengunjung harus berjalan mengitari candi searah jarum jam atau yang dikenal dengan istilah pradaksina. Masuk melalui pintu timur, berjalan searah jarum jam agar posisi candi selalu ada di sebelah kanan, hingga tiba di tangga timur dan melangkahkan kaki naik ke tingkat berikutnya. Hal ini dilakukan berulang-ulang hingga semua tingkat terlewati dan berada di puncak candi yang berbentuk stupa induk. Sesampainya di puncak, layangkanlah pandangan ke segala arah maka akan terlihat deretan Perbukitan Menoreh, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, dan Gunung Merbabu yang berdiri tegak mengitari candi. Gunung dan perbukitan tersebut seolah-olah menjadi penjaga yang membentengi keberadaan Candi Borobudur. Nampaknya untuk benar-benar bisa menikmati setiap pelosok dan tingkatan pada candi ini, maka pengunjung harus menyiapkan tenaga ekstra, karena banyaknya tangga yang harus dilewati untuk sampai ke puncak.

    F. Upaya Penyelamatan dan Pemugaran

    Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam. Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upayaPemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

    G. Tujuan Pengunjung

    Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

    H. Fasilitas

    Fasilitas di kawasan candi sangatlah baik meliputi: area parkir yang luas, toilet umum, berbagai museum, tempat ibadah, dan banyaknya kios cendra mata sampai hotel di dalam kawasan candi Borobudur.

    I. Akses

    Untuk menuju ke Borobudur dari kota Yogyakarta anda dapat naik Trans Jogja jalur 2A menuju ke terminal Jombor tiketnya hanya Rp 3.000 per orang. Turun dari halte Jombor anda dapat naik bis jurusan Jombor – Borobudur dan harganya sekitar Rp 10.000 per orang.

    J. Biaya tiket masuk

    Biaya masuk ke Borobudur pun hanya Rp 30.000 per orang.

    H. Penutup

    Sebagai Warga Negara Indonesia, terutama bagi yang hobby wisata sejarah, maka sangat disayangkan sekali bila tidak menyempatkan diri untuk berkunjung ke Candi Borobudur yang terletak di Magelang-Indonesia ini. Betapa tidak, begitu menakjubkan hasil peninggalan masa laku yang penuh dengan nilai seni yang tinggi, mahakarya para pemahat batu.

    Sumber

    Tersedia ” Asal Usul Sejarah Candi Borobudur” http://asal-usul-motivasi.blogspot.com/2011/01/  Diakses Kamis 23 Juli 2015 Jam 10.25

    Tersedia ” Borobudur” https://id.m.wikipedia.org/  Diakses Kamis 23 Juli 2015 Jam 09.20

    Tersedia ” Borobudur” http://www.utiket.com/  Diakses Kamis 23 Juli 2015 Jam 11.46

    Tersedia ” Candi Borobudur Mahakarya Arsitektur Abad ke 9″ https://www.yogyes.com/ Diakses Kamis 23 Juli 2015 Jam 10.05

    FacebookTwitterGoogle+Share

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

    Tulisan Terkini
    Buku Pegangan Siswa
    Diktat Ekonomi SMA/MA

    Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website Fitriany Gustariny ini?

    Lihat Hasil Jajak Pendapat

    Loading ... Loading ...

    Laporan Karya Inovatif
    Berita Lainnya
    SONIAN ARTIS DAN GURU
    SONIAN ARTIS DAN GURU
    SONIAN ARTIS DAN GURU SONIAN ARTIS DAN GURU Artis Film shootin
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU
    SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DAN KAMU SONIAN MALAM MINGGU, AKU, DA
    SONIAN GURU DAN DANA GAJAH PLUS SONIAN GURU DAN DANA GAJAH PL
    SONIAN OMBAK DAN AKU
    SONIAN OMBAK DAN AKU
    SONIAN OMBAK DAN AKU SONIAN OMBAK DAN AKU Debur ombak putih
    SONIAN PERAHU DAN AKU
    SONIAN PERAHU DAN AKU
    SONIAN PERAHU DAN AKU SONIAN PERAHU DAN AKU Kembara lautan Ta

    Temukan Kami di Facebook

    Pencarian

           

    .

    Galeri Foto
    Klik Slideshow di bawah untuk
    melihat Galeri Foto secara lengkap
    20150203_121026-1.jpg
    20150203_121051-1.jpg
    IMG_39759949695819.jpeg
    20131120_110407-1.jpg
    20131120_110424-1.jpg
    20131219_140230.jpg
    Cerita Bergambar
    Kalender
    Februari 2021
    S M T W T F S
    31 1 2 3 4 5 6
    7 8 9 10 11 12 13
    14 15 16 17 18 19 20
    21 22 23 24 25 26 27
    28 1 2 3 4 5 6
    Buku Tamu