Daftar Tulisan
Arsip Tulisan
Statistik Kunjungan
  • 354972Total Pengunjung:
  • 33Hari ini:
  • 73Kemarin:
  • 0Online:
Panel Login

Selamat Datang di www.FitrianyGustariny.com || Website Pribadi Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP, M.Pd.E (Guru SMA Negeri 2 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat)

SINOPSIS BUKU SAYAP EMAS

SINOPSIS BUKU SAYAP EMASSINOPSIS BUKU SAYAP EMAS Judul : Sayap Emas Penulis : Ir.
[Selengkapnya...]

SINOPSIS BUKU QUEEN OF THAI

SINOPSIS BUKU QUEEN OF THAISINOPSIS BUKU QUEEN OF THAI Judul : Queen of Thai Penulis : Ir.
[Selengkapnya...]

TATKALA BIRU MENGAMPIRI

TATKALA BIRU MENGAMPIRITatkala Biru Menghampiri Bunga bermekaran semerbak mewangi Daun hijau rimbun lega melambai Angin
[Selengkapnya...]

ALUR ADMINISTRASI PERPAJAKAN DI INDONESIA

Pajak merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan. Perpajakan sangat berkaitan dengan
[Selengkapnya...]

MENUJU RIVER CITY BANGKOK

MENUJU RIVER CITY BANGKOKSabtu pagi 16 Februari 2019, di kamar Livotel Bangkok aku dan
[Selengkapnya...]

MENUJU LIVOTEL BANGKOK

MENUJU LIVOTEL BANGKOKUsai seminar SEAMEO, Jumat 15 Februari 2019 aku dan rombongan Jelajah
[Selengkapnya...]

SEMINAR SEAMEO BANGKOK

SEMINAR SEAMEO BANGKOKJumat, 15 Februari 2019 tepat pukul 16.00 waktu setempat, para
[Selengkapnya...]

PERJALANAN MENUJU SEAMEO BANGKOK

PERJALANAN MENUJU SEAMEO BANGKOKJumat, 15 Februari menjelang pukul 15.00, para peserta Jelajah
[Selengkapnya...]

KESAN PERTAMA DMK-BANGKOK

KESAN PERTAMA DMK-BANGKOKPerjanalan menuju DMK-Bangkok hampir tiba. Biasanya saat pesawat hendak take of,
[Selengkapnya...]

KEBERANGKATAN MENUJU DMK, BANGKOK

KEBERANGKATAN MENUJU DMK, BANGKOKTibalah saatnya hari yang kutunggu, tepatnya hari
[Selengkapnya...]

Pembelajaran Sejarah dan Budaya dalam Kurikulum Muatan Lokal di Sumatera Barat

 A. Pengantar

Indonesia terdiri dari suku bangsa yang memiliki  keanekaragaman muktikultur, dan itu adalah kekakayan khas Indonesia.  Oleh karena itu keanekaragaman tersebut harus selalu dilestarikan dan dikembangkan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia melalui upaya pendidikan”, demikian disampaikan oleh Nara Sumber Pertama, Bapak Drs. Defrizal Kasi Sepur Bidang Kebudayaan Disdikbud Sumbar pada peserta Workshop Historiografi dan Sosialisadi Peninggalan Sejarah dan Budaya di Aula Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang, Sabtu 3 Oktober 2015.

Dokumentasi Foto,  Penyampaian Materi oleh Nara Sumber Pertama, Bapak Drs. Defrizal Kasi Sepur Bidang Kebudayaan Disdikbud Sumbar pada peserta Workshop Historiografi dan Sosialisadi Peninggalan Sejarah dan Budaya di Aula Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang, Sabtu 3 Oktober 2015.

Dokumentasi Foto, Penyampaian Materi oleh Nara Sumber Pertama, Bapak Drs. Defrizal Kasi Sepur Bidang Kebudayaan Disdikbud Sumbar pada peserta Workshop Historiografi dan Sosialisadi Peninggalan Sejarah dan Budaya di Aula Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang, Sabtu 3 Oktober 2015.


 

B. Isi Materi Workshop

Judul materi yang disampaikan oleh Bapak Drs. Defrizal pada workshop ini adalah “Pembelajaran Sejarah dan Budaya dalam Kurikulum Muatan Lokal di Sumatera Barat”. Adapun isi materinya mencakup tentang: Latar Belakang, Kebijakan, Kurikulum, Muatan Kurikulum, Ruang Lingkup Muatan Lokal, Pengembangan Muatan Lokal dalam KTSP, Lingkup Isi/Jenis Muatan Lokal. Di bawah isi akan dipaparkan masing-masing dari isi materi workhop tersebut.

1. Latar Belakang

Indonesia terdiri dari suku bangsa yang memiliki keanekaragaman muktikultur (adat istiadat tata cara bahasa, kesenian, kerajinan, keterampilan daerah, dll) merupakan ciri khas yang memperkaya nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia.  Oleh karena itu keanekaragaman tersebut harus selalu dilestarikan dan dikembangkan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia melalui upaya pendidikan

Pengenalan keadaan lingkungan, sosial, dan budaya kepada peserta didik memungkinkan mereka untuk lebih mengakrabkan dengan lingkungan melalui pendidikan diarahkan untuk menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pada akhirnya diarahkah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik.

 
2. Kebijakan

Kebijakan yang berkaitan dengan dimasukkannya program muatan lokal dalam Standar Isi dilandasi kenyataan bahwa di Indonesia terdapat beranekaragam kebudayaan. Sekolah tempat program pendidikandilaksanakan merupakan bagian dari masyarakat. Oleh karena itu,program pendidikan di sekolah perlu memberikan wawasan yang luas pada peserta didik tentang kekhususan yang ada di lingkungannya. Standar Isi yang seluruhnya disusun secara terpusat tidak mungkin dapat mencakup muatan lokal tersebut. Sehingga perlulah disusun mata pelajaran yang berbasis pada muatan lokal

Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan.

Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat, sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing daerah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional

 
3. Kurikulum

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendikan tertentu

 
4. Muatan Kurikulum

Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi mata pelajaran muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada matapelajaran keterampilan

 
5. Ruang Lingkup Muatan Lokal

a. Lingkup Keadaan dan Kebutuhan Daerah.

Keadaan daerah adalah segala sesuatu yang terdapat didaerah tertentu yang pada dasarnya berkaitan dengan lingkungan alam, lingkungan sosial ekonomi, dan lingkungan sosial budaya. Kebutuhan daerah adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah, khususnya untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut, yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah yang bersangkutan. Kebutuhan daerah tersebut misalnya kebutuhan untuk:

1) Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah

2)  Meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang tertentu, sesuai dengan keadaan perekonomian daerah

3)  Meningkatkan penguasaan bahasa Inggris untuk keperluan  seharihari, dan menunjang pembedayaan individu dalam melakukan belajar lebih lanjut (belajar sepanjang hayat)

4) Meningkatkan kemampuan berwirausaha.

 
b. Lingkup isi/jenis muatan lokal, dapat berupa: bahasa daerah, bahasa Inggris, kesenian daerah, keterampilan dan kerajinan daerah, adat istiadat, dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar, serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah yang bersangkutan

6. Pengembangan  Muatan Lokal dalam KTSP

Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal oleh sekolah dan komite sekolah dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah

b. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi muatan lokal

c. Mengidentifikasi bahan kajian muatan lokal

d. Menentukan Mata Pelajaran Muatan Lokal

e. Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar  serta silabus, dengan mengacu pada Standar Isi yang  ditetapkan oleh BSNP 

 
7. Lingkup Isi/Jenis Muatan Lokal

Lingkup isi/jenis muatan lokal, dapat berupa:
– bahasa daerah,
– bahasa Inggris,
– kesenian daerah,
– keterampilan dan kerajinan daerah,
– adat istiadat,
– dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar,
– serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah yang bersangkutan.

 
C. Penutup

“Untuk itu para guru, terutama guru yang mengampu muatan lokal hendaknya benar-benar melakukan pengkajian tentang mulok dengan menelaah potensi daerah, KD Seni, Budaya, dan kemudian mengintegrasikannya dalam  pembelajaran. Sehingga diharapkan ke depannya para peserta didik benar-benar mengenal, mengetahui, memahami tentang budaya daerahnya sendiri. Jangan sampai peserta didik kita sangat paham dengan kingkungandan budaya nasional, bahkan budaya internasionsl tetapi mereka tidak mengenal, mengetahui,dan memahami lingkungan alam, lingkungan sosial ekonomi, dan lingkungan sosial budaya dari daerahnya sendiri”, demikian pembicaran ditutup oleh nara sumber  pada workhop dengan materi  Pembelajaran Sejarah dan Budaya dalam Kurikulum Muatan Lokal di Sumatera Barat

FacebookTwitterGoogle+Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terkini
Buku Pegangan Siswa
Diktat Ekonomi SMA/MA

Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website Fitriany Gustariny ini?

Lihat Hasil Jajak Pendapat

Loading ... Loading ...

Laporan Karya Inovatif
Berita Lainnya
SINOPSIS BUKU SAYAP EMAS
SINOPSIS BUKU SAYAP EMAS
SINOPSIS BUKU SAYAP EMAS Judul : Sayap Emas Penulis : Ir. Fi
SINOPSIS BUKU QUEEN OF THAI
SINOPSIS BUKU QUEEN OF THAI
SINOPSIS BUKU QUEEN OF THAI Judul : Queen of Thai Penulis :
No thumbnail available
ALUR ADMINISTRASI PERPAJAKAN DI INDONESIA
Pajak merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan. Perpajakan s
MENUJU RIVER CITY BANGKOK
MENUJU RIVER CITY BANGKOK
Sabtu pagi 16 Februari 2019, di kamar Livotel Bangkok aku dan teman se
MENUJU LIVOTEL BANGKOK
MENUJU LIVOTEL BANGKOK
Usai seminar SEAMEO, Jumat 15 Februari 2019 aku dan rombongan Jelajah

Temukan Kami di Facebook


       

.

Galeri Foto
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
20150203_121026-1.jpg
20150203_121051-1.jpg
IMG_39759949695819.jpeg
20131120_110407-1.jpg
20131120_110424-1.jpg
20131219_140230.jpg
Cerita Bergambar
Kalender
Mei 2020
S M T W T F S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6
Buku Tamu