Daftar Tulisan
Arsip Tulisan
Statistik Kunjungan
  • 277429Total Pengunjung:
  • 234Hari ini:
  • 317Kemarin:
  • 1Online:
Panel Login

Selamat Datang di www.FitrianyGustariny.com || Website Pribadi Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP, M.Pd.E (Guru SMA Negeri 2 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat)

Program Wisata dan Bengkel Puisi Tingkat Asean di Brunei Darussalam

Program Wisata dan Bengkel Puisi Tingkat Asean di Brunei DarussalamA.Latar Belakang Secara etimologis, kata puisi dalam bahasa Yunani berasal dari kata
[Selengkapnya...]

Sinopsis Buku Dengan Media Cerita Bergambar, Prestasi Belajar Ekonomi Berkibar

Sinopsis Buku Dengan Media Cerita Bergambar, Prestasi Belajar Ekonomi BerkibarJUDUL: DENGAN MEDIA CERITA BERGAMBAR, PRESTASI BELAJAR EKONOMI BERKIBAR PENULIS: Ir.FITRIANY FEBBY
[Selengkapnya...]

Sinopsis Buku Pembelajaran Karakter Cerdas dengan Edutainment Ekonomi

Sinopsis Buku Pembelajaran Karakter Cerdas dengan Edutainment EkonomiJUDUL BUKU: PEMBELAJARAN KARAKTER CERDAS DENGAN EDUTAINMENT EKONOMI PENULIS: Ir.FITRIANY FEBBY ADIANA
[Selengkapnya...]

Sinopsis Buku Belajar Keren dengan Superwoman

Sinopsis Buku Belajar Keren dengan Superwoman JUDUL :BELAJAR KEREN DENGAN SUPERWOMAN PENULIS :  Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny, SE, MP,
[Selengkapnya...]

Sinopsis Buku Randai Membumi di Kelas Ekonomi

Sinopsis Buku Randai Membumi di Kelas EkonomiJUDUL :  RANDAI MEMBUMI DI KELAS EKONOMI PENULIS :  Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny,
[Selengkapnya...]

Sinopsis Buku Cinderamata 3 Negara

Sinopsis Buku Cinderamata 3 NegaraJUDUL: CINDERAMATA 3 NEGARA PENULIS: Ir.FITRIANY FEBBY ADIANA GUSTARINY, SE, MP, M.Pd.E SINOPSIS: Berkunjung
[Selengkapnya...]

Sinopsis Buku Belajar Efektif dengan Snowball Throwing

Sinopsis Buku Belajar Efektif dengan Snowball ThrowingJUDUL :  BELAJAR EFEKTIF DENGAN SNOWBALL THROWING PENULIS :  Ir. Fitriany Febby Adiana Gustariny,
[Selengkapnya...]

Sinopsis Buku 17 Trik Efektif Masterclass Ekonomi

Sinopsis Buku 17 Trik Efektif Masterclass EkonomiJudul : 17 Trick Efektif Masterclass Ekonomi Penulis: Ir. Fitriany
[Selengkapnya...]

Liburan Cheria Halal Holiday:  Menelusuri Jejak  Islam  Negeri Ginseng

Penulis adalah seorang yang berprofesi sebagai seorang guru.  Penulis bertugas sebagai guru ekonomi di SMA Negeri  Rambatan Kabupaten Tanah Datar  Sumatera Barat. Meski berprofesi sebagai seorang guru, penulis sangat gemar pergi traveling, dan telah cukup banyak tempat wisata yang penulis kunjungi, seperti tempat-tempat wisata di pulau Bali, Pulau Jawa, Jakarta, Siak Sri Indrapura, Batam, Banda Aceh, Sabang Pulau weh, dan tentunya tempat-tempat wisata terkenal di propinsi Sumatera Barat. Sedangkan untu luar negeri baru dua negara yang penulis kunjungi, yaitu Malaysia dan Singapura.

Adapun tujuan penulis pergi traveling ke tempat-tempat wisata bukan hanya sekedar bersenang-senang, tetapi dengan tujuan untuk menggali potensi yang ada di tempat wisata tersebut. Alhamdulillah, karena penulis selain hobby traveling juga hobi fotografer dan menulis.  Sehingga sepulang dari perjalanan traveling tersebut, pulangnya pasti membawa oleh-oleh berupa tulisan dan dokumentasi foto penting dari tempat-tempat wisata yang dikunjungi. Semua tulisan dan dokumentasi foto-foto penting perjalanan tersebut dapat dilihat pada website pribadi penulis www.fitrianygustariny.com.  Dan khusus untuk kunjungan wisata sudah terdapat lebih dari 100 tulisan. Entah, mungkin karena hobby sehingga tanpa disadari telah banyak tulisan yang dihasilkan selama melakukan perjalanan tersebut. Alhamdulliah.

Pengalaman selama perjalanan tentu ada suka dan ada dukanya. Kalau tentang suka, tentunya para wisatawan sudah pasti mengalami, betapa senangnya melihat indahnya lokasi wisata dari daerah atau negara lain yang kita kunjungi. Manfaat lainnya dengan pergi wisata adalah  ilmu bertambah, pengalaman dan wawasan pun bertambah, di mana kita dapat mengetahui sesuatu tentang daerah lain yang tadinya tidak kita ketahui. Sedangkan dukanya itu lho! Apa itu? Tentu duka perjalanan setiap orang berbeda-beda sesuai dengan kepribadian, latar belakang, cara memandang, situas dan kondisi selama perjalanan, dan lain sebagainya.

Bagi penulis apapun kesulitan dapat dicari solusinya. Namun ada satu hal yang sangat penting yang menjadi kendala dalam perjalanan, di mana sebagai umat yang beragama Islam berdasarkan pengalaman bila berkunjung ke daerah non muslim, di mana terjadi perasaan was-was bila ingin membeli makanan atau minum di tempat tersebut. Takut terbeli makanan yang diharamkan oleh Islam untuk memakannya. Selain itu penulis juga punya penyakit “langsung mau muntah” bila mendengar makanan haram tersebut, sehingga hilang selera makan.  Sehingga selama ini kalau hendak melakukan perjalanan, penulis membawa bekal sendiri dari rumah yang disiapkan sedemikian rupa sehingga bekal tersebut dapat bertahan dalam perjalanan.  Misalnya, membawa “Rendang padang” atau “Oseng-oseng ikan Teri yang kering”, dan berdasarkan pengalaman makanan tersebut bisa tahan lama. Sehingga amanlah dalam perjalanan tour tersebut.  Namun, tentunya mempersiapkan hal tersebut  agak repot, karena makanan tersebut harus dibungkus kecil-kecil dengan plastik untuk sekali makan, baru bungkusan plastik kecil-kecil tersebut dimasukan ke dalam tupperware. Sebab berdasarkan pengalaman, bila tanpa dibungkus dan langsung dimasukkan ke tupperware, maka makanan yang telah kena udara tersebut cepat rusak. Bukankah merepotkan untuk membungkus makanan kecil-kecil bila stok makanan yang dibawa dalam jumlah banyak.  Kalau jalan-jalan kan lebih enak tidak banyak bekal yang di bawa, sebab merepotkan. Apalagi akan berjalan-jalan dengan keluarga tentu semakin banyak bekal yang harus dipersiapkan. Nah itu masalahnya, apa ada biro atau travel wisata yang memiliki program atau paket wisata halal selama perjalanan?

 
Pentingnya menu halal dalam wisata halal

Ini penting, sebab ke depan untuk liburan penulis dan keluarga  ingin berkunjung ke Korea Selatan. Berdasarkan penglihatan penulis selama menonton drama Korea, belum satupun yang penulis temukan drama Korea yang bernuansa Islam. Menurut pandangan penulis saat itu Korea tidak identik dengan Islam, tidak ada sejarah Islam di Korea. Penulis saat itu berkesimpulan demikian karena dilihat dari kegiatan mereka kalau hendak beribadah mereka pergi ke kuil atau ke gereja, dan belum pernah penulis menonton drama Korea yang menceritakan kegiatan ibadah ke masjid. Kemudian selain itu  penulis juga menyaksikan pada drama Korea tersebut mereka sering minum alkohol, seperti mimum anggur beras, bir, dsb.  Juga Dilihat dari salah satu menunya ada “Babi Panggang, Usus Babi, dsb. Sebagai umat Islam tentu takutlah dengan makanan tersebut. Meskipun bukanlah menu babi yang dihidangkan, masih ada rasa was-was tentang perihal bagaimana mereka mengolah masakan tersebut? Apakah sesuai dengan ketentuan Islam? Misalnya menu yang disajikan seperti daging ayam, itik, sapi, kambing/domba, kuda apakah penyembelihannya sesuai dengan ajaran Islam? Bagaimana dengan wadah tempat mengolah masakan apakah tidak najis, dsb. Bukankah itu masalah paling urgen bagi umat Islam. Jadi, ke halal-an suatu menu makanan dan minuman yang akan disantap adalah prioritas utama. Oleh karena itu dalam melakukan trveling, penulis dan keluarga menginginkan sebuah liburan yang halal.  Penulis menginginkan perjalanan wisata halal atau wisata muslim. Semuanya serba halal, jadi tidak rasa was-was dan rasa takut. Apalagi dengan adanya fatwa MUI tentng wisata halal.  Di mana fatwa tersebut berlandaskan salah satu firman Allah di dalam Al-Quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW.

 
Fatwa MUI tentang Wisata Halal

Tahukah para pembaca dan para penggemar traveling bahwa ada Fatwa MUI tentng wisata halal? Bisa jadi mungkin tidak banyak masyarakat yang tahu tentang hal ini. Fatwa MUI tentang Wisata Halal adalah fatwa ulama tentang wista halal yang berlandaskan salah satu firman Allah di dalam Al-Quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Firman Allah

a. QS.Al-Mulk (67):15

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُوْلاً فَامْشُوْا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِن رِّزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ.

Artinya:

Dialah yang menjadikan bumi mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan”.

 
b. QS.Nuh (71):19-20

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ بِسَاطاً لِتَسْلُكُوا مِنْهَا سُبُلاً فِجَاجاً .

Artinya:

“Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan, supaya kamu melakukan perjalanan di bumi yang luas itu”

 
c. QS. Ar-Rum (30):9

أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ كَانُوا أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَأَثَارُوا الْأَرْضَ وَعَمَرُوهَا أَكْثَرَ مِمَّا عَمَرُوهَا وَجَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانَ اللهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ.

Artinya:

“Dian apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di mula bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum meeka? Orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkan lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata.  Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri”

 
2. Hadis nabi

a. Hadist Nabi Riwayat Ahmad

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَافِرُوا تَصِحُّوا وَاغْزُوا تَسْتَغْنُوا.

Artinya:

“Dari Abi Hurairah, bahwasannya Nabi SAW bersabda: Berpergianlah kalian niscaya kalian menjadi sehat dan berperanglah niscaya akan tercukupi

 
b. Hadis Riayat Al-Baihaqi

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: سَافِرُوْا تَصِحُّوْا وَتَغْنَمُوْا

Artinya:

“Dari ibnu Abbas r.a Berkata: bahwa Rasulullah SAW bersabda: Berpergianlah, kalian akan sehat dan tercukupi”

Selain hal di atas, Fatwa MUI juga berisi ketetuan tentang pedoman akad pihak-pihak wisatawan, biro perjalanan, pengusaha, pemandu wisata dan terapis. Dijelaskan juga bahwa destinasi wisata juga wajib memiliki fasilitas ibadah, serta makanan dan minuman berertifikat halal MUI.  Spa, sauna dan massage, menurut Fatwa MUI ini, wajib menggunakan bahan berertifikat halal MUI, tidak najis, serta menghindari potensi perbuatan maksiat seperti pornoaksi dan pornografi.

Disebutkan pula bahwa terapis spa, sauna, dan massage harus sesama jenis (pria/wanita) dengan wisatawan.  Relevan dengan fatwa ini, sebelumnya, MUI pernah mengeluarkan fatwa No.287/2001 tentang Pornografi dan Pornoaksi, serta tentang Panti Pijat tanggal 19 Juli 1982. Berdasarkan fatwa tersebut, maka pergi libur atau pergi tour harus mempertimbangkan mengenai pentingnya menu halal dalam wisata halal dan pengaturan jadwal perjalanan dengan memperhatikan waktu-aktu shalat, sehingga kewajiban sebagai umat islam dalam beribadah tidak terganggu karena perjalanan tersebut.

Apa itu Wisata halal?

Wisata halal adalah wisata dengan memperhatikan menu makanan halal dan memperhatikan waktu-waktu shalat dalam setiap programnya, meski paket perjalanan dengan tujuan negara non  muslim dengan peserta tour adalah peserta umum (muslim dan non muslim). Lantas apa bedanya dengan wisata muslim? Wisata muslim pesertanya utamanya orang Islam dan tujuan kunjungan ke tempat-tempat ziarah.

Oleh karena itu, penulis mencari informasi dari berbagai referensi mengenai agen dan travel khusus wisata muslim dan liburan halal bagi umat muslim.  Bagi penulis memang pertimbangan utama dalam pentingnya pemilihan travel yang mensuppor wisata halal demi kenyamanan liburan.  Di mana selain menikmati santainya perjalanan, maka penulis tetap dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan benar.  Akhirnya berkat kegigihan mencari informasi, maka bertemulah dengan Cheria Halal Holiday

Apa Kelebihan Cheria Halal Holiday?

Ada beberapa kelebihan Cheria Halal Holidays di bandingkan dengan agen wisata lainnya, yaitu:

1. Cheria Halal Holidays adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang Wisata Tour Travel Halal dan Terlengkap di Indonesia, dan sangat terkenal dengan nama Cheria Wisata Tour Travel Halal dan Terlengkap di Indonesia.  Adapun Kantor Pusat dari perusahaan ini di Jakarta Selatan, dengan alamat lengkapnya:

Gedung Twink Lt.3 Jl.Kapten P.Tendean No.82 Mampang Prapatan, Jakarta Selaatan, DKI 12790. Telp: 021-7900 201/021-700 216 (Hunting. Fax: 021-7918 2408. Email: info@cheria-travel.com. Web: www.cheria-travel.com 

2. Cheria Halal Holidays hadir dalam rangka memenuhi salah satu kebutuhan umat Islam untuk melakukan perjalanan ibadah yaitu pentingnya menu halal dalam wisata halal saat melakukan kunjungan ke tempat wisata meski tujuannya ke negeri non muslim. Oleh karena itu Cheria Halal Holidays dalam program tour dan wisata halal tersebut, dan paket-paket seperti:

Paket Tour Wisata Halal Beijing http://www.cheria-travel.com/2016/04/paket-tour-china-beijing-muslim-friendly.html

Paket Tour Wiata Shanghai http://www.cheria-travel.com/2013/06/paket-tour-beijing-shanghai-promo.html

Paket Tour Wiat Halal Shenzhen http://www.cheria-travel.com/2016/04/paket-tour-hongkong-shenzhen-macau.html

Paket Tour Wiata Halal Hongkong  http://www.cheria-travel.com/2016/04/paket-tour-hongkong-shenzhen-macau.html

Paket Tour Wiata Halal Eropa  http://www.cheria-travel.com/2016/04/paket-tour-eropa-muslim-friendly-promo.html

Paket Tour Wiata Halal Jepang  http://www.cheria-travel.com/2016/04/paket-tour-jepang-muslim-friendly-promo.html

Paket Tour Wiata Halal Korea Selatan http://www.cheria-travel.com/2013/04/promo-paket-tour-korea-selatan.html

Paket Tour Wisata Australia http://www.cheria-travel.com/2015/05/paket-tour-australia-murah.html

Paket Tour Wisata Halal Turki http://www.cheria-travel.com/2016/01/hematnya-paket-tour-wisata–muslim-turki.html

Paket Tour Wiata Halal Bangkok  http://www.cheria-travel.com/2016/05/paket-tour-halal-bangkok-pattaya.html

3. Cheria Halal Holidays berdiri tahun 2012 dan semenjak itu telah melayani ribuan wisatawan dan peziarah dengan komitmen pelayanan terbaik dengan harga bersaing dan garansi kepuasan bagi para peserta liburan.

4. Cheria Halal Holidays berupa PT dengan nama PT Cheria Tour and Travel yang diakui legalitasnya, dengan dikeluarkannya produk hukum untuk legalnya seperti:

a. TDP 36/2014 tanggal 7 Januari 2013 Dinas Pariwisata DKI Jakarta

b. Member Internsional Air Transpor Association (IATA) dengn nomor 15314132

c. Izin menyelenggara ibadah Haji Khusus Madinah Iman Wisata Nomor 118 Tahun 2015

d. Izin Umroh Madinah Iman Wisata Nomor D/70/2015

e. Cabang Resmi Madinah Iman Jakarta

5. Cheria Halal Holidays memiliki layanan lengkap, meliputi paket tour muslim untuk dalam dan luar negeri, juga menyediakan tiket, hotel, visa dan kebutuhn personal, corporate  atau grup. Untuk tiket Cheri adalah agen IATA baik Domestik mupun internsional dan untuk Layanan Haji Plus dan Umroh Cheria adalah Agen Resmi Madinah Iman Wisata Cabang Jakarta dengan izin Resmi Depag No.118/2015 dn D/70/2015

6. Cheria Halal Holidays sebagai program dari Cheria Tour Wisata, maka perusahan ini menyedikan produk layanan berupa:
a. Paket Tour Halal
b. Paket Umroh Plus
c. Paket Haji Plus
d. Booking Tiket
e. Proses Pembuatan Visa
f. Booking Hotel

7. Cheria Halal Holidays memiliki paket wisata tour muslim seperti:

a. Paket FIT (Free Independent Travelers) yang memungkinkan kita dapat berpergian dengan jumlah minimum 2 orang saja untuk waktu yang bisa kita tentukan sendiri

b. Paket Grup yang memungkinkan kita dapat berangkat dengan jumlah minimal tertentu yang waktu pelaksanaannya telah ditentukan sebelumnya

c. Paket Private yang memberikan kita fasilitas tour yang berbeda dan tentunya tidak digabung dengan peserta lainnya selama tour berlangsung

d. Paket wisata tour muslim yang lain juga tersedia dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita.

Melihat banyaknya keunggulan dan pilihan yang ditawarkan oleh Cheria Halal Holidays membuat penulis dan keluarga tertarik untuk merencanakan liburan akhir tahun atau liburan lebaran bersama Cheria Halal Holidays.  Seperti yang telah penulis paparkan di atas bahwa penulis tertarik untuk berkunjung ke Korea Selatan dengan paket perjalanan yang ditwarkan oleh  Cheria Halal Holidays, Paket Tour Wiata Halal Korea Selatan http://www.cheria-travel.com/2013/04/promo-paket-tour-korea-selatan.html

Mengapa Paket Tour Wista Korea Selatan?

Mengapa penulis berkeinginan ke Korea Selatan? Ada banyak alasan tentunya penulis dan keluarga memilih berkunjung ke negeri Ginseng ini.  Sebagi mana kita ketahui bahwa Korea Selatan merupakan salah satu tujuan wisata yang menarik, terutama di kalangan masyarakat Asia seperti Jepang, China, Hongkong, dan Taiwan. Seiring dengan pengenalan budaya Korea dalam berbagai sajian televisi hingga musik di Indonesia, jumlah kunjungan wisataan Indonesia ke Korea Selatan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Tidak hanya di Indonesia, “Korean Popular” atau yang disebut K-Pop menjadi sebuah fenomena di banyak negara di dunia. Korea Selatan akhir-akhir memang mendunia dengan pendidikan, kebudyan, dan teknologinya yang canggih. Jadi tak heran banyak para wisatwan menjadikan Korea Selatan target utama kunjungan wisata.

Selain kebudayan, pendidikan, dan teknologinya yang mengusai pangsa pasar, Korea Selatan terkenal dengan alamnya yang indah. Karena penulis dan keluarga sering menonton drama Korea, banyak tempat wisata yang memukau di Korea, dan bagi penulis dari sekian banyak yang sangat terkesan adalah keindahan Pulau Jeju.

Selain itu Korea Selatan sangat terkenal dengan menu masakan uang khas, bahkan banyak drama Korea yang bercerita tentang masakan-masakan baik itu drama tradisional seperti Jewels in The Palace (Kisah si Janggeum)  zaman Joseon maupun drama korea modern. Meskipun makanan Korea memiliki banyak persamaan elemen dengan makanan Asia lainnya namun ternyata Anda tidak akan dapat menemukan beberapa bahan, kombinasi rasa dan resep di masakan Korea dari masakan Asia lainnya.  Jika Anda seorang “food lover” dan tertarik untuk mencoba banyak rasa dan ragam makanan, tidak ada salahnya berlibur ke ke Korea Selatan untuk mencicipi rasa masakan Korea asli yang menggugah selera tersebut? Nah, masalahnya kita ingin masakan Korea yang asli, tetapi apakah makanan tersebut dapat dijamin aman dikonsumsi oleh umat muslim? Ini pentingnya kita pergi dengan perusahaan wisata dengan program wisata halal seperti yang dimilik oleh Cheria Halal Holidays.

Selain hal di atas, hal yang tak kalah menariknya dan  bahkan bagi penulis dan keluarga secara pribadi hal inilah salah satu yang paling menarik untuk berkunjung ke negeri Kimchi ini yaitu untuk menggali Sejarah Islam di Korea. Berkaitan masalah wisata halal seperti yang telah dipaparkan di atas, maka keinginan yang kuat bagi penulis dan keluarga untuk berlibur ke korea Selatan dengan Cheria Halal Holidays karena wisata halal adalah program dari perusahaan ini. Otomatis penulis dan keluarga mencari literatur tentang Islam di Korea, dan ternyata link pertama yang bertemu tentang hal ini juga terdapat dalam link  http://www.cheria-travel.com . Membaca referensi tersebut membuat penulis dan keluarga menjadi tambah tertarik ke Korea Selatan, Ternyata dugaan penulis seperti yang telah kemukakan di atas adalah tidak benar, bahwa Korea tidak ada sejarah Islam di Korea. Ternyata ada Sejarah Islam di Korea rupanya!

Untuk diketahui penulis selain guru ekonomi juga peminat sejarah, dan penulis aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan sejarah (pelatihan penulisan sejarah, seminar sejarah, dll), bahkan bergabung dengan komunitas sejarah, seperti Organisasi Masyarakat Sejarahwan Indonesia (MSI) Cabang Sumatera Baratmemang. Penulis berencana akan membuat tulisan tentang sejarah.  Salah satu sejarah yang sangat menarik bagi penulis untuk digali adalah sejarah Islam di Korea Selatan ini. Selain penulis sendiri, maka keluarga penulis pada umumnya sangat suka menulis mulai dari adik kandung, adik ipar, dan keponakan. Bahkan keponakan mulai dari yang sedang kuliah hingga yang masih duduk di kelas empat SD semuanya suka menulis.  Dan mereka pada umumnya sering menulis dengan hal-hal yang berhubungan dengan agama Islam. Jadi alangkah senangnya kami sekeluarga bisa melakukan tour ke Korea Selatan dengan pulangnya membawa oleh-oleh berupa tulisan hasil kunjungan ke Korea, terutama tentang sejarah islam di Korea, Masjid di Korea, Kehidupan Muslim Korea, dll.

Berdasarkan website  http://www.cheria-travel.com kami sekeluarga telah mendapatkan gambaran Islam di Korea. Dan penulis yakin bahwa para umat Muslim pencinta Korea, mungkin juga berpendapat sama dengan penulis bahwa Korea tidak mengenal Islam sehingga ada keraguan untuk berkunjung ke Korea Selatan, takut akan makanan yang tidak halal, jaminan tempat ibadah di Korea, dan sebagainya. Nah, di bawah ini sekilas gambaran tentang jejak Islam di Korea. Hal ini penulis sampaikan agar para pengunjung Muslim semakin teretarik ke Korea. Ada Islam lho di Korea. Hal apa saja  yang berkaitan dengan Islam yang menarik di Korea? Pertama, Menyelusuri Jejak Islam di Korea; Kedua, Keunikan Wisata Muslim Korea Selatan; Ketiga, Kehidupan Muslim di Masjid Itaewon; dan Keempat Info Paket Tout Muslim Korea Selatan Promo. Karena penulis belum pernah ke Korea Selatan, maka semua informasi yang berhubungan dengan hal tersebut di atas penulis dapatkan dari  http://www.cheria-travel.com , dan semua secara lengkap dapat dibaca dari paparan di bawah ini.

Menyelusuri Jejak Islam di Korea

Berdasarkan manuskrip kuno, agama Islam sudah masuk ke korea sejak abad ke-9 di masa kerajaan Silla Bersatu.  Pada masa itu, Islam dibawa oleh para pedagang muslim dari Persia, Irak, dan Arab.  Islam diterima di kerajaan ini sebagai budaya baru.

Islam berasimilasi denga Buddisme.  Banyak pedagang muslim menetap di sini dan membentuk desa-desa muslim.  Budaya Islam dapat dibuktikan dengan penemuan-penemuan patung-patung ali kerajaan dengan karakter khas Persia serta manuskrip kerajaan Silla.

Hubungan baik ini berlanjut sampai abad 15 di masa akhir kerajaan Goryo.  Setelah itu jejak Islam menghilang dan muncul kembali di abad 20 sampai sekarang.

Islam kembali dikenal di Korea pada masa perang Korea melalui Manchuria dan Brigade Turki.  Biragde Turki yang berada di bawah perintah PBB membantu Korea Selatan selama masa Perang Korea.  Selain membantu di medan perang Turki juga membantu pekerjaan kemanusiaan melalui Korea Muslim Society (1955) dan mendirikan masjid Pertama di kota Iteawon Korea Selatan.  Pada tahun 1957, KMS berubah menjadi Korea Muslim Federation dan berkantor di pusat masjid yang sama, yaitu Seoul Central Mosque menjadi daftar tempat wisata di Korea Selatan untuk peziarah muslim.

Masjid Raya Seoul (Sumber: http://bujangmasjid.blogspot.co.id/)

 
Keunikan Wisata Muslim Korea Selatan

Selama ini Korea mungkin hanya dikenal dengan K-Pop dan drama romatisnya yang membuatnya tersohor hingga ke pelosok dunia, mulai dari wisata kuliner, dan wisata alam.  Namun ternyata, Korea juga memiliki potensi wisata muslim.  Wisata muslim ini menyediakan berbagai kebutuhan wisatawan muslim, seperti tujuan wisata religi dan makana yang halal.  

Walaupun populasi umat muslim di Korea tidak teralu banyak, Anda bisa menemukan atmosfer kehidupan muslim di Seoul Central Mosque yang berada di Itaewon Seoul, Korea Selatan.  Masjid ini adalah masjid pertama dan satu-satunya di Seoul sekaligus masjid terbesar di Korea.  Seoul Central Mosque yang dibuka untuk pertama kalinya pada tanggal 5 Mei 1976 ini tepatnya berada di distrik Yongsangu.  Selain menjadi pusat agama Islam, masjid ini juga merupakan kebanggaan 45 ribu masyarakat Korea asli yang memeluk Islam sejak lama.

Di Masjid Itaewon ternyata ada ustdaz ajuga seperti di masjid lainnya. Setiap hari ada sholat jamaah, dan di tiap hari Jumat ada shalat Jumat juga.  

Tujuan diadakannya wisata muslim Korea Selatan tiada lain mengenalkan kehidupan Muslim di Korea juga memberi rasa aman dan nyaman bagi wisataan Muslim yang ingin datang ke Korea.

Di Masjid Itaewon ini dalam bahasa Arab bernama Masjid Si’ul Al Markaz, namun petunjuk jalan yang dibuat oleh pemerintah setempat menuliskannya dengan bahasa Inggris yakni Seoul Central Mosque.  Arsitekturnya yang khas membuat wisatawan akan dengan mudah mengenal masjid ini.  Di pintu utama terdapat tulisan “Allahu Akbar” menggunakan huruf Arab yang cukup besar.  Bagi masyarakat setempat dan pemeluk non muslim, masjid ini merupakan titik destinasi wisata karena keindahan arsitekturnya. Apalagi Seoul Central Mosque ini terletak antaraNamsan dan Han River.

Bangunan masjid yang terdiri dari 3 lantai yang memiliki fungsi berbeda.  Di lantai pertama terdapat kantor Federal Muslim Korea dan ruang pertemuan, sedangkan ruang shalat berada di lantai dua dan tiga.  Masjid ini umumnya memiliki tempat terpisah untuk wanita dan pria.  Di tempat ini juga dibangun sebua madrasah yang dijadikan sebagai Lembaga Pendidikan Islam bagi anak-anak, Pusat Penelitian Kebudayaan Islam dan Organisasi Islam lainnya  Bahkan ada penginapan yang sering dipakai para pekerja asing untuk menginap.  Perluasan bangunan ini dilakukan pada tahun 1991 setelah pengelola setempat mendapatkan sumbangan dari pemerintah Arab Saudi sebesar 3,5 milliar won.

 
Kehidupan Muslim di Masjid Itaewon

Seperti layaknya masjid yang berdiri di negara berpenduduk non muslim, Anda yang menyempatkan datang akan melihat baha masjid ini didatangi oleh orang-orang yang berasal dari latar belakang negara yang berbeda, seperti Mesir, Libya, Suria, Sudan, Pakistan, Bangladesh, Turki, dan tentu saja Indonesia.  Mereka pada umumnya adalah para pekerja asing yang mengadu nasib di Korea Selatan.  Ada juga penduduk asli keturunan para mualaf yang masuk ke Korea saat perang Korea.

Pada saat bulan Ramadhan, Masjid Itaewon ini akan semakin ramai oleh kegiatan keagamaan dan acara buka serta sahur bersama.  Sama seperti di Indonesia, pengelola masjid juga menyediakan hidangan untuk para jamaah.  Jadi Anda tak perlu ketakutan kelaparan jika mengunjungi Seoul Central Mosque saat bulan puasa.

Masjid ini juga menjadi tujuan kunjungan para wisatawan yang ingin menunaikan sholat Jumat.  Setiap hari Jumat paling tidak ada 800 jemah yang melaksnakan shalat.  Menydari bahwa jemaah sholat jumat di masjid ini berasal dari berbagai negara, maka khutbah Jumat akan diberikan dalam 2 bahasa sekaligus yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Nah, jika Anda datang sebelum sholat Jumat dilaksnakan, Anda bisa berjalan-jalan mengitari kawasan ini yang dipenuhi toko-toko penjual pernik-pernik umat Islam seperti buku, CD dan perangkat sholat yang kebanyakan dijual oleh warga Pakistan.  Daerah ini juga menyediakan Itaewon Night Market yang terletak di dekat kawasan masjid.  Pasar yang dibuka pada malam hari ini menyediakan berbagai barang, baju, dan assesoris seperti kaus kaki, anting-anting, gelang, kalung dan beberapa fashion item lainnya.

Uniknya, lokasi Seoul Central Mosque ini berada di dekt basis militer AS di Korea Selatan.  Jadi jangan heran jika Anda akan melihat sekelompok tentara Amerika hilir mudik di kawasan ini.  Untuk sampai ke Seoul Central Mosque ini Anda bisa menumpang subway jalur 6 melalui Seoul Subay dan turun di Stasiun Itaewon pinti exit nomor 3.  Turun dari stasiun Anda akan menemukan Fire Station Itaewon berbeloklah ke kiri dan berjalanlah sekitar 200 meter.

Bagi wisatawan yang masih ingin melihat geliat kehidupan muslim di sini, Anda bisa menginap di hotel-hotel yang ada di Itaewon seperti Hamilton Hotel Itaewon, Grand Hyatt Hotel atau Capital Itaewon.  Setelah itu, Anda juga bisa menikmati destinasi wisata lainnya di Seoul yakni Whanki Museum, makan di Restoran Seokparang atau menjelajahi Seoul Forest yang mengagumkan.

Info Paket Tout Muslim Korea Selatan Promo

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Masjid Itaewon dan melihat keunikan serta bersilaturahmi dengan masarakat muslim di Seoul, Anda bisa mengikuti Paket Promo Tour Muslim Korea Jeju Bulan Februari Tahun Promo dari Cheria Wisata yang akan mengajak Anda menyusuri keindahan Korea Selatan dengan cara yang menarik dan tentunya tour ini bersifat halal.  Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan kenyamanan beribadah dan keamanan makanan yang akan disantap selama tour berlangsung.

Nah, berdasarkan pemaparan di atas, bagaimana penulis dan keluarga tidak akan tertarik untuk berlibur ke Korea Selatan. Selain menyaksikan alamnya yang indah, menyaksikan kebudayaannya, belajar kebudayaanya budaya, mencicipi masakannya yang khas, dan terlebih menelusuri jejak Islam di Korea, mengenal masjid yang ada di Korea, menggali kehidupan Muslim Korea, serta hal lainnya yang berhubungan dengan Islam di Korea Selatan. Sudah terbayang semua itu menjadi perjalanan wisata yang menarik. Apalagi perjalanan ini dilakukan dengan Cheria Halal Holidays yang sangat mensupport wisata halal dan menu halal dalam wisata halal. Dan tak salah kalau penulis dan keluarga, serta para wisatawan muslim untuk memakai jasanya karena memang “Cheria Wisata Tour Travel Halal Terlengkap di Indonesia”.

Para pecandu traveling di mana saja berada,  sebagaimana penulis dan keluarga yang telah merencanakan liburan ke Korea Selatan, tidakkah Anda berminat untuk merencanakan pula melakukan wisata halal bersama dengan Cheria Halal Holidays. Anda dapat memilih liburan lebaran atau liburan akhir tahun. Namun, apabila Anda ingin menyaksikan bagaimana takbir bergema di Negeri Kimci ini, bagaimana suasana Sholat Idul Fitri/Idul Adha di Negeri Ginseng ini, bagaimana suasana lebaran di negara yang terkenal dengan produk teknoogi Samsung ini, maka Anda dapat memilih paket liburan lebaran. Nah, selamat berlibur dengan keluarga dengan wisata halal Cheria Halal Holidays, semoga perjalanan anda menginspirasi sesuai dengan rencana liburan yang Anda inginkan.

FacebookTwitterGoogle+Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terkini
Buku Pegangan Siswa
Diktat Ekonomi SMA/MA

Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website Fitriany Gustariny ini?

Lihat Hasil Jajak Pendapat

Loading ... Loading ...

Laporan Karya Inovatif
Berita Lainnya
Sinposis Buku "Konsep Dasar Pengangguran "
Sinposis Buku "Konsep Dasar Pengangguran "
JUDUL :  KONSEP DASAR PENGANGGURAN (Seri Belajar dan
Sinopsis Buku "Konsep Dasar Ketenagakerjaan"
Sinopsis Buku "Konsep Dasar Ketenagakerjaan"
JUDUL :  KONSEP DASAR KETENAGAKERJAAN (Seri Belajar d
Program Wisata dan Bengkel Puisi Tingkat Asean di Brunei Darussalam
Program Wisata dan Bengkel Puisi Tingkat Asean di Brunei Darussalam
A.Latar Belakang Secara etimologis, kata puisi dalam bahasa Yunani be
Bagaimana Menulis Sebuah Artikel?
Bagaimana Menulis Sebuah Artikel?
“Memang banyak kendala yang dihadapi oleh seorang penulis dalam mengha
Urgensi Karya Tulis Bagi Guru.
Urgensi Karya Tulis Bagi Guru.
“Seorang mahasiswa, guru, dosen harus menulis dalam rangka mengembangk

Temukan Kami di Facebook


       

.

Galeri Foto
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
20150203_121026-1.jpg
20150203_121051-1.jpg
IMG_39759949695819.jpeg
20131120_110407-1.jpg
20131120_110424-1.jpg
20131219_140230.jpg
Cerita Bergambar
Kalender
April 2019
S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4
Buku Tamu